Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mulai Tahun Depan, Ibadah Haji akan Bergeser ke Musim Dingin hingga 2042!

📅 Minggu, 13 Apr 2025, 16:46 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Mulai Tahun Depan, Ibadah Haji akan Bergeser ke Musim Dingin hingga 2042! Doc: Istimewa
Ket. Ibadah haji akan jatuh selama bulan-bulan musim semi tahun 2026 hingga 2033, sebelum memasuki siklus musim dingin yang panjang hingga tahun 2041.

DUBAI - Pusat Meteorologi Nasional Saudi atau Saudi National Meteorological Center minggu ini mengumumkan bahwa musim haji mendatang pada tahun 2025 akan menjadi yang terakhir berlangsung selama bulan-bulan musim panas yang terik selama 16 tahun ke depan.

Dari Gulf News, mulai pada tahun 2026, ibadah haji tahunan Islam akan bergeser ke musim yang semakin dingin—pertama ke musim semi dan akhirnya ke musim dingin—terkait pergeseran kalender lunar Islam secara bertahap.

Pergeseran ini, yang didorong oleh kemunduran kalender tahunan selama 10 hari, merupakan perubahan yang disambut baik oleh jutaan jemaah haji yang telah mengalami panas ekstrem dalam beberapa tahun terakhir. Selama haji 2024, suhu di Mekkah melonjak hingga antara 46°Celcius dan 51°C, yang mengakibatkan lebih dari 2.760 kasus sengatan panas dilaporkan dalam satu hari, bersama dengan banyaknya kematian akibat panas.

Menurut NMC, haji akan jatuh pada musim semi tahun 2026 hingga 2033, sebelum memasuki siklus musim dingin yang panjang hingga tahun 2041. Ziarah tidak akan kembali ke musim panas hingga tahun 2042, memulai periode sembilan tahun baru ritual cuaca hangat.

Pemerintah Saudi , yang menyadari meningkatnya risiko akibat panas ekstrem, telah meningkatkan upaya dalam beberapa tahun terakhir untuk melindungi para peziarah. Langkah-langkah yang diambil termasuk pemasangan area teduh yang luas, penambahan tempat penampungan air, pemasangan unit pendingin bergerak, dan kampanye kesadaran masyarakat terhadap panas.

Pada tahun 2024, Kerajaan memperkenalkan 33 stasiun pemantauan cuaca baru dan memperluas penggunaan radar seluler untuk meningkatkan pelacakan iklim waktu nyata di seluruh zona haji.

Dengan lebih dari 1,8 juta jemaah haji yang diperkirakan akan hadir pada haji 2025, pihak berwenang mengatakan mereka tengah mempersiapkan diri untuk satu tantangan musim panas terakhir sebelum ibadah haji memasuki masa yang diharapkan banyak orang akan menjadi masa depan yang lebih aman, lebih sejuk, dan lebih berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.