Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Puncak Acara Festival Balon Udara di Pekalongan Berjalan Meriah

📅 Selasa, 08 Apr 2025, 13:45 WIB | Oleh:
Puncak Acara Festival Balon Udara di Pekalongan Berjalan Meriah Doc: Dok. Istimewa

PEKALONGAN – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama AirNav Indonesia dan Pemerintah Kota Pekalongan hadir pada Puncak Acara Festival Balon Udara yang bertempat di Lapangan Mataram, Pekalongan yang berjalan meriah.

Seperti yang diketahui bahwa kegiatan ini dalam upaya melestarikan tradisi masyarakat dalam memeriahkan Hari Raya Idul Fitri tanpa mengganggu keselamatan dan keamanan penerbangan. 

Mewakili Pelaksana Tugas Direktur Ienderal Perhubungan Udara, Direktur Navigasi Penerbangan, Syamsu Rizal mengatakan bahwa Ditjen Hubud menyambut baik atas terselenggaranya festival balon udara di Kota Pekalongan. 

"Kehadiran Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub pada acara festival balon ini untuk memastikan tersosialisasi dan dipenuhinya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 40 Tahun 2018 tentang Penggunaan Balon Udara Pada Kegiatan Budaya Masyarakat," katanya dalam keterangan tertulisnya, kemarin. 

Dalam kampanye yang dihadiri stakeholder dan masyarakat tersebut, disampaikan pentingnya kesadaran dan pemahaman semua pihak terkait resiko maupun bahaya balon udara yang terbang bebas (liar) bagi pesawat udara, yaitu bila balon udara tersangkut di sayap ekor/ flight control dapat mengakibatkan pesawat hilang kendali.

Apabila balon masuk ke dalam mesin pesawat akan mengakibatkan mesin mati atau terbakar bahkan meledak, balon juga dapat menutup pitot static tube sensor yang berakibat terganggunya/ tidak berfungsinya informasi ketinggian dan kecepatan pesawat, atau juga menutupi bagian depan/ pandangan pilot sehingga pilot kesulitan mendapat visual guidance dalam pendaratan.

"Disamping pentingnya pemahaman dan kesadaran semua pihak atas bahaya balon udara, pengawasan juga terus kami lakukan melalui para Inspektur Penerbangan dan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah III Surabaya bersinergi dengan AirNav Indonesia, aparat kepolisian dan Pemda guna memastikan pelaksanaan festival balon udara sesuai dengan peraturan berlaku serta persiapan langkah-langkah lanjutan untuk penindakan apabila ditemukan pelanggaran peraturan. Hal - hal ini sangat penting untuk keselamatan dan keamanan penerbangan," ujar Syamsu.

Puncak acara festival balon udara menghadirkan 30 Tim komunitas balon udara dan merupakan babak final kompetisi yang telah digelar sebelumnya dari berbagai tempat di Kota Pekalongan sejak 2 April 2025.

Dalam festival tersebut disampaikan bahwa balon udara harus berwarna mencolok, memiliki minimal 3 tali tambatan, garis tengah balon udara maksimal 4 meter dan tinggi maksimum 7 meter dengan ketinggian terbang maksimal 150 meter serta dilengkapi panji-panji agar terlihat. 

"Kami mendukung penyelenggaraan festival balon udara selama pelaksanaannya berpedoman terhadap aturan keselamatan dan keamanan bersama tentunya juga termasuk pada layanan operasional penerbangan," kata Syamsu.

Festival ini turut diikuti oleh Walikota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid, Direktur Keselamatan, Keamanan dan Standarisasi Airnav Indonesia Nurcahyo Utomo dan Perwakilan Otoritas Bandar Udara Wilayah III Surabaya serta Jajaran Pimpinan Muspida Kota Pekalongan.

Acara Puncak Festival balon udara juga telah terselenggara di Kabupaten Wonosobo, pada Minggu, (6/4) yang diikuti 47 Tim komunitas balon udara, dimana pelaksanaannya juga mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 40 Tahun 2018.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.