Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prabowo: Indonesia Respons Tarif Resiprokal AS dengan Perundingan Setara dan Adil

📅 Senin, 07 Apr 2025, 14:27 WIB | Oleh:
Prabowo: Indonesia Respons Tarif Resiprokal AS dengan Perundingan Setara dan Adil Doc: antara foto
Ket. Presiden RI Prabowo Subianto saat berkunjung ke Majalengka, Jabar.,

JAKARTA - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengatakan bahwa Indonesia merespons kondisi perang dagang atau pengenaan tarif resiprokal yang dikeluarkan Amerika Serikat (AS) dengan mengirimkan utusan untuk melakukan perundingan yang setara dan adil.

Prabowo menyampaikan pesan ini saat membahas kondisi geopolitik global yang tengah berkembang serta masa depan Indonesia di tengah situasi tersebut sebagai bagian dari kunjungan kerjanya melakukan panen raya di Majalengka, Provinsi Jawa Barat, Senin (6/4).

"Kita akan berunding dengan semua negara, kita juga akan buka perundingan sama Amerika. Kita akan menyampaikan kita ingin hubungan yang baik, kita ingin hubungan yang adil, kita ingin hubungan yang setara, jadi tidak ada masalah," kata Presiden seperti disaksikan dari siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden di Jakarta, Senin.

Prabowo mengatakan tarif resiprokal yang diterapkan AS kepada negara-negara adalah keputusan yang diambil pemimpin negara AS untuk kepentingan pertumbuhan industri di negaranya.

Maka dari itu, Indonesia juga dalam perundingan terkait dengan hal tersebut, akan memprioritaskan langkah serupa yaitu untuk memastikan kepentingan rakyat Indonesia bisa terakomodir.

Apabila dalam perundingan yang berlangsung ditemukan kesepakatan dan alasan yang masuk akal terkait dengan pengenaan tarif resiprokal maka Presiden menyatakan Indonesia akan menghormati keputusan tersebut.

"Pemimpin Amerika mementingkan kepentingan rakyat mereka, kita juga memikirkan rakyat kita. Tidak perlu ada rasa kecewa, tidak perlu ada rasa kuatir, kita percaya dengan kekuatan kita sendiri," kata Prabowo.

Menurut Kepala Negara, masa depan Indonesia masih cerah dan bagus, dan apabila ada tantangan memang harus dihadapi bersama-sama, termasuk dalam menghadapi pergolakan geopolitik global yang dinamis.

Secara optimistis Presiden meyakini bahwa masyarakat Indonesia bisa melewati setiap tantangan yang ada dan bangkit menjadi bangsa yang maju.

"Kalaupun ada tantangan ya kita hadapi, dengan gagah, dengan tegar, mungkin ada beberapa saat jatuh, tapi kita akan hadapi dengan bangkit yang baik," kata Presiden.

Sebelumnya, pada Rabu (2/4), Presiden AS Donald Trump mengumumkan kenaikan tarif sedikitnya 10 persen ke banyak negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia, terhadap barang-barang yang masuk ke negara tersebut.

Indonesia berada di urutan ke delapan di daftar negara-negara yang terkena kenaikan tarif AS, dengan besaran 32 persen. Sekitar 60 negara bakal dikenai tarif timbal balik separuh dari tarif yang mereka berlakukan terhadap AS.

Trump mengatakan bahwa tarif timbal balik itu bertujuan untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja di dalam negeri.

Ia dan para pejabat pemerintahannya berpendapat bahwa AS telah "dirugikan" oleh banyak negara akibat praktik perdagangan yang dianggap tidak adil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
Megapolitan
Jakarta Diprakirakan Berpot...
Daerah
BMKG Sebut 25 Daerah Jateng...
Megapolitan
Rabu Ini Jakarta Diselimuti...
Advertisement
Dokumenter Elon Musk Bikin Heboh, Sisi Kontroversial Sang Miliarder Dibongkar

Dokumenter Elon Musk Bikin Heboh, Sisi Kontroversial Sang Miliarder Dibongkar

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.