Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Menentang Tarif Baru AS, Berjanji akan Ambil Tindakan Balasan

📅 Kamis, 03 Apr 2025, 10:45 WIB | Oleh:
Tiongkok Menentang Tarif Baru AS, Berjanji akan Ambil Tindakan Balasan Doc: AFP
Ket. Tarif yang ditetapkan Presiden AS Donald Trump telah memicu potensi kerusakan perdagangan global.

BEIJING - Tiongkok pada hari Kamis (3/4) mengatakan pihaknya "dengan tegas menentang" tarif baru AS yang menyeluruh terhadap ekspornya dan berjanji akan mengambil "tindakan balasan untuk melindungi hak dan kepentingannya sendiri".

Presiden AS Donald Trump telah memicu perang dagang global yang berpotensi menimbulkan bencana setelah mengenakan pungutan sebesar 10 persen pada impor dari seluruh dunia dan bea tambahan yang berat pada mitra dagang utama.

Kementerian Perdagangan di Beijing mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tarif tersebut "tidak mematuhi aturan perdagangan internasional dan secara serius merugikan hak dan kepentingan sah pihak-pihak terkait".

Ia mendesak Washington untuk "segera membatalkannya", dengan peringatan bahwa hal itu "membahayakan pembangunan ekonomi global", merugikan kepentingan AS dan rantai pasokan internasional.

Ia juga menuduh Amerika Serikat melakukan "praktik intimidasi sepihak yang umum".

Trump mengumumkan tarif yang sangat ketat sebesar 34 persen terhadap Tiongkok, salah satu mitra dagang terbesarnya, sementara tarif dasar sebesar 10 persen terhadap semua negara juga akan berlaku terhadap Tiongkok.

Tarif tersebut merupakan tambahan dari tarif 20 persen yang diberlakukan bulan lalu.

Beijing menanggapi tarif tersebut dengan mengenakan pungutan hingga 15 persen pada berbagai barang pertanian AS termasuk kacang kedelai, daging babi, dan ayam.

Bea masuk AS mengancam akan merusak pemulihan ekonomi Tiongkok yang rapuh saat negara itu berjuang melawan krisis utang jangka panjang di sektor properti dan konsumsi yang terus rendah.

Perang dagang yang meningkat kemungkinan besar berarti Tiongkok tidak dapat menggantungkan harapannya untuk pertumbuhan ekonomi yang kuat tahun ini pada ekspornya, yang mencapai rekor tertinggi pada tahun 2024.

Trump menyebut tindakan hari Rabu itu "timbal balik" tetapi banyak ahli mengatakan perkiraan pemerintahannya mengenai pungutan yang dikenakan pada impor AS oleh negara lain sangat dibesar-besarkan.

"AS mengklaim telah menderita kerugian dalam perdagangan internasional, menggunakan apa yang disebut 'timbal balik' sebagai alasan untuk menaikkan tarif pada semua mitra dagang," kata Beijing.

"Pendekatan ini mengabaikan keseimbangan kepentingan yang dicapai melalui negosiasi perdagangan multilateral selama bertahun-tahun dan mengabaikan fakta bahwa AS telah lama memperoleh keuntungan besar dari perdagangan internasional," tambahnya.

Sebaliknya, ia menyerukan "dialog" untuk menyelesaikan pertikaian tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Warga Rusunawa Desak Pengusiran Dihentikan

1 jam lalu | Paundra Zakirulloh

Megapolitan
Warga Rusunawa Desak Pengus...
Advertisement
Sempat Anjlok 2,5 Persen, Pelantikan Suahasil Nazara Selamatkan IHSG dari Jurang Merah

Sempat Anjlok 2,5 Persen, Pelantikan Suahasil Nazara Selamatkan IHSG dari Jurang Merah

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.