Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Denpasar Tattoo Fest 2026 Jadi Panggung Seniman Tattoo dan Dongkrak Ekonomi Kreatif

24 Jumat, 24 Jul 2026, 16:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Denpasar Tattoo Fest 2026 Jadi Panggung Seniman Tattoo dan Dongkrak Ekonomi Kreatif Denpasar Tattoo Fest 2026 Jadi Panggung Seniman Tattoo dan Dongkrak Ekonomi Kreatif Doc: Antara
Ket. Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat meninjau langsung pelaksanaan Denpasar Tattoo Fest 2026 sebagai bagian dari rangkaian D'Youth Fest 6.0 di Ruang Pameran Dharma Negara Alaya Denpasar, Bali, Jumat (24/7).

Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar, Bali, menyatakan penyelenggaraan Denpasar Tattoo Fest 2026 sebagai bagian dari rangkaian D'Youth Fest 6.0 menjadi wadah bagi pelaku seni tattoo untuk menampilkan karya sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kota Denpasar.

Festival berlangsung Jumat (24/7) hingga Sabtu (25/7) berpusat di Ruang Pameran Dharma Negara Alaya.

Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat meninjau langsung pelaksanaan festival tersebut, pada Jumat mengatakan Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen memberikan ruang bagi seluruh pelaku ekonomi kreatif untuk berkarya dan berkolaborasi.

Menurutnya, seni tattoo kini berkembang sebagai salah satu subsektor ekonomi kreatif yang memiliki nilai artistik sekaligus peluang usaha yang menjanjikan.

"Denpasar Tattoo Fest menjadi wadah kreativitas para seniman tattoo. Melalui kegiatan ini masyarakat dapat melihat tattoo dari perspektif seni dan ekonomi kreatif, sehingga mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus menjadi daya tarik baru budaya urban di Kota Denpasar," ujarnya.

Ketua Panitia Denpasar Tattoo Fest 2026, Putu Agus Eka Prasantika mengatakan festival tahun ini diikuti sekitar 20 tattoo artist dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.

Selain pameran tattoo, kegiatan juga diramaikan dengan talkshow, street photography, hiburan musik, serta penampilan Robby Navicula.

Menurutnya, penyelenggaraan festival tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk menghilangkan stigma negatif terhadap seni tattoo sekaligus mempertemukan para tattoo artist dengan masyarakat luas.

Ia berharap Denpasar Tattoo Fest dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai ruang apresiasi, kolaborasi, dan pengembangan industri tattoo yang mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Denpasar.

Festival tersebut menjadi salah satu upaya memperkuat posisi Denpasar sebagai kota kreatif yang terus membuka ruang bagi lahirnya berbagai bentuk ekspresi seni yang inklusif, inovatif, dan berdampak pada pengembangan sektor ekonomi kreatif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
Banjir Luapan Sungai di Ace...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.