Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ribuan Umat Buddha Padati Borobudur, Indonesia Tipitaka Chanting 2026 Resmi Dimulai

30 Jumat, 24 Jul 2026, 15:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ribuan Umat Buddha Padati Borobudur, Indonesia Tipitaka Chanting 2026 Resmi Dimulai Ribuan Umat Buddha Padati Borobudur, Indonesia Tipitaka Chanting 2026 Resmi Dimulai Doc: Antara
Ket. Ribuan umat Buddha dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara mengikuti Indonesia Tipitaka Chanting (ITC) dan Asalha Mapuja 2570 BE/2026 di pelataran Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jumat (24/7).

Magelang - Sebanyak 2.045 umat Buddha dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara mengikuti Indonesia Tipitaka Chanting (ITC) dan Asalha Mapuja 2570 BE/2026 yang digelar pada 24-26 Juli 2026 di Taman Lumbini kawasan Taman Wisata Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Ketua Umum Panitia ITC dan Asalha Mahapuja 2570 BE/2026 Biksu Gutadhammo Mahatera di Magelang, Jumat (24/7), menyampaikan kegiatan berskala nasional ini menjadi ajang pelestarian ajaran Buddha sekaligus memperkuat praktek Dhamma melalui pembacaan Kitab Suci Tipitaka.

Ia mengatakan penyelenggaraan tahun ini memiliki makna istimewa karena bertepatan dengan peringatan 50 tahun Sangha Theravada Indonesia atau Tahun Kencana.

"ITC dan Asalha Mahapuja tahun ini menjadi sangat istimewa karena bertepatan dengan setengah abad Sangha Theravada Indonesia. Antusiasme umat juga sangat tinggi, bahkan masih banyak yang ingin mendaftar, tetapi kapasitas tempat hanya mampu menampung 2.045 peserta," katanya.

Ia menyampaikan, peserta terdiri atas para biksu dari dalam dan luar negeri, samanera, atthasilani, serta umat Buddha yang mengikuti pembacaan sutta-sutta dari Kitab Suci Tipitaka.

Selain membaca sutta, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai Majjhima Nikaya 71-80 yang disampaikan para bhikkhu berkompeten di bidang pendidikan agama Buddha.

Langkah tersebut dilakukan agar peserta tidak hanya membaca, tetapi juga memahami makna ajaran yang terkandung di dalamnya.

Ia menegaskan, Indonesia Tipitaka Chanting bukan sekadar agenda keagamaan tahunan, melainkan menjadi ruang pembelajaran dan praktik Dhamma secara nyata bagi umat Buddha dari berbagai wilayah.

Dirjen Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama Supriyadi, mengapresiasi konsistensi Sangha Theravada Indonesia yang terus menyelenggarakan Indonesia Tipitaka Chanting setiap tahun.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan ajaran Buddha di Indonesia. Ia menilai kualitas penyelenggaraan terus meningkat, baik dari sisi jumlah peserta, cakupan area, maupun substansi kegiatan.

"Yang terpenting bukan sekadar berkumpul, tetapi bagaimana peserta benar-benar mempraktikkan ajaran yang dipelajari. Membaca Tipitaka adalah proses belajar, sedangkan tujuan akhirnya adalah menjadikan nilai-nilai Dhamma sebagai kebiasaan dan karakter dalam kehidupan sehari-hari," katanya.

Ia menyampaikan, melalui penyelenggaraan ITC dan Asalha Mahapuja 2570 BE/2026, pemerintah dan Sangha Theravada Indonesia berharap kegiatan ini semakin memperkuat persaudaraan umat Buddha, meningkatkan pemahaman terhadap Kitab Suci Tipitaka, serta mendorong praktik nilai-nilai moral dan kebajikan dalam kehidupan bermasyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Pembongkaran bangunan liar di Jakarta

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pembongkaran bangunan liar ...
Ekonomi
Kerajinan topeng di Bantul ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Gua Harimau, Melihat Jejak Manusia Prasejarah di Sumatera Selatan

Gua Harimau, Melihat Jejak Manusia Prasejarah di Sumatera Selatan

30 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.