Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemudik Mulai Tinggalkan Jabodetabek, Pemerintah Diminta Pastikan Kesiapan Infrastruktur Mudik

📅 Senin, 24 Mar 2025, 03:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemudik Mulai Tinggalkan Jabodetabek, Pemerintah Diminta Pastikan Kesiapan Infrastruktur Mudik Doc: Antara

Pemerintah harus memastikan kesiapan infrastruktur seperti kualitas jalan tol, fasilitas bandara, terminal, pelabuhan, stasiun, dan moda transportasi untuk melayani masyarakat saat mudik Lebaran 2025.

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi V DPR Andi Iwan Darmawan Aras meminta pemerintah memastikan kesiapan infrastruktur dan moda transportasi untuk melayani masyarakat yang akan mudik Lebaran Idul Fitri tahun ini.

1742744883_f1e2e4cf0559d7131886.jpg

“Akhir minggu ini mungkin sebagian masyarakat ada yang sudah mulai mudik. Jadi kementerian/lembaga dan BUMN terkait harus segera memastikan kesiapan infrastruktur, moda transportasi, serta fasilitas pendukung lainnya,” kata Iwan Darmawan dalam siaran persnya di Jakarta, ­kemarin.

Beberapa infrastruktur yang dimaksud Iwan di antaranya kualitas jalan tol, fasilitas bandara, terminal, pelabuhan dan stasiun antar kota yang akan dipakai para pemudik.

Menurut Iwan, hal-hal tersebut harus diperhatikan pemerintah guna menjamin keselamatan dan kenyamanan para pemudik.

Iwan pun mengapresiasi langkah-langkah pemerintah yang telah mengerjakan pembangunan jalan tol sepanjang 3.020,5 km serta jalan nasional non-tol sepanjang 47.604,34 km sudah dalam keadaan ­optimal.

Dengan hal ini, lanjut Iwan, itu berarti 95,22 persen jalan nasional lintas utama sudah dalam kondisi layak untuk ­dilewati.

Iwan pun meminta pemerintah dan pemangku kepentingan terkait mempercepat pengerjaan infrastruktur jalanan lainnya sehingga perjalanan mudik masyarakat akan aman dan nyaman.

Iwan juga meminta pemerintah menambah jumlah moda transportasi dan jumlah perjalanan untuk memfasilitasi pemudik. “Saya rasa penting juga diberlakukannya penambahan frekuensi dan kapasitas moda transportasi agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan jadwal perjalanan,” kata Iwan.

Dia melanjutkan, masyarakat saat ini mendapat kesempatan libur lebih panjang setelah pemerintah memajukan masa libur sekolah dari 24 Maret ke 21 Maret.

Hal tersebut membuat masyarakat mendapatkan banyak pilihan hari untuk pulang kampung. Tidak hanya moda transportasi darat saja, Iwan meminta pemerintah juga harus menambah frekuensi moda transportasi laut dan udara.

Percepat Perbaikan

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono memerintahkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk mempercepat perbaikan jalan nasional dan provinsi yang rusak karena pemudik akan melintasi jalan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Setop Impor Agar Petani Tebu Termotivasi Meningkatkan Produktivitas
    Preview komentar:
    Sebagai praktisi di industri pengolahan pangan, saya sangat ...
  • Tak Bisa Jalan Sendiri, Industri Besar Diminta Angkat IKM dan UMKM
    Preview komentar:
    Transformasi pendekatan CSR dari yang sekadar bantuan konsumtif ...
  • Kebergantungan Impor Naptha Bikin Industri RI Rawan Kena Guncangan Harga Global
    Preview komentar:
    Kenaikan harga bahan baku di sektor hulu akibat ...
Luar Negeri
Raja Norwegia Harald V Tutu...
Megapolitan
BPJS Kesehatan Jakut Maksim...
Luar Negeri
Raja Norwegia, Harald V, Wa...
Event Akhir Pekan Jakarta 29-30 Agustus 2026: Dari Pameran FLONA Hingga Pertunjukan Balet

Event Akhir Pekan Jakarta 29-30 Agustus 2026: Dari Pameran FLONA Hingga Pertunjukan Balet

28 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.