Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Hadirkan 12 Pos Kesehatan

📅 Kamis, 20 Mar 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinkes Hadirkan 12 Pos Kesehatan Doc: ANTARA/Khaerul Izan
Ket. Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati memberi keterangan di Jakarta.

JAKARTA – Untuk memeriksa kesehatan pemudik, pengemudi, maupun petugas, Dinas Kesehatan (Dinkes) Jakarta menyediakan 12 posko kesehatan saat arus mudik lebaran. “Posko didirikan di tujuh terminal, tiga stasiun, dan dua dermaga,” tutur Kepala Dinas Kesehatan Jakarta, Ani Ruspitawati, Rabu.

Ani menyatakan telah mengadakan rapat bersama Polda Metro Jaya dan instansi terkait dalam menyiapkan kelancaran mudik lebaran. Untuk itu, lanjut dia, Dinas Kesehatan Jakarta membuka posko kesehatan bagi masyarakat atau pemudik dan pengemudi yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan.

Menurutnya, yang diperiksa antara lain tekanan darah. Skema yang harus diperiksa sudah ada. Selain itu, petugas juga menyiapkan pemeriksaan kesehatan gratis di Puskesmas dengan mendeteksi penyakit secara dini.

Ani menjelaskan bahwa pemeriksaan gratis ini akan dikelompokkan sesuai dengan umur para pemudik. Umurnya mulai 0-6 tahun, usia sekolah hingga 18 tahun. Kemudian, 18 tahun hingga 30 tahun, dan 30 sampai 60 tahun. Pemeriksaan sesuai dengan kebutuhan.

“Pemeriksaan bermacam-macem mulai dari kesehatan secara umum, tekanan darah, kondisi fisik, mata, telinga, dan gula darah,” katanya. Untuk itu, selama mudik lebaran petugas akan bersiaga di posko untuk mengantisipasi gangguan kesehatan para pemudik.

Bansos Cair

Sementara itu, Pemprov Jakarta siap mencairkan dana bantuan sosial (bansos) Kartu Lansia Jakarta (KLJ), Kartu Anak Jakarta (KAJ) dan Kartu Penyandang Disabilitas (KPD) untuk awal tahun ini, sebelum lebaran.

“Jadi, sebelum libur panjang, kami akan mencairkan Kartu Lansia Jakarta, Kartu Anak Jakarta, dan Kartu Penyandang Disabilitas untuk bulan Januari, Februari, dan Maret sekaligus,” ujar Kepala Dinsos Jakarta, Premi Lasari, Rabu.

Dia menyebutkan besaran alokasi untuk tiap-tiap penerima adalah 300.000. Dengan begitu, para penerima nantinya mendapat 900.000. Adapun jumlah penerima bansos tahun ini 219.252 orang. Angka ini sama seperti tertera dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) September 2024.

Dari jumlah tersebut, penerima KLJ sebanyak 171.010, KAJ dengan target 27.352 penerima manfaat dan KPD dengan target 20.890 penerima manfaat. Premi mengupayakan, jumlah kuota bansos Pemenuhan Kebutuhan Dasar (PKD) tahun ini sama dengan tahun lalu sebanyak 219.252.

Adapun besaran yang diterima tahun ini lebih rendah dari tahun 2018 yaitu 600.0000 per orang. Jumlah penerima 2018 hanya sebanyak 28.393 orang. Dinas Sosial Jakarta melakukan verifikasi lapangan untuk melihat kondisi penerima bantuan sosial PKD. Juga terhadap calon penerima baru untuk memastikan kelayakan. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.