Russia Didesak Terima Usulan Gencatan Senjata Selama 30 Hari
📅 Sabtu, 15 Mar 2025, 12:47 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: istimewa
ISTANBUL - Presiden Prancis Emmanuel Macron mendesak Russia untuk menerima proposal gencatan senjata 30 hari yang didukung Amerika Serikat (AS) di Ukraina.
“Russia sekarang harus menerima proposal AS-Ukraina untuk gencatan senjata 30 hari. Agresi Russia di Ukraina harus diakhiri,” tulis Macron di media sosial X, setelah berbicara dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, Jumat waktu setempat.
Macron menegaskan kembali perlunya menghentikan kekejaman dan pernyataan yang bertele-tele.
"Besok, kami akan terus bekerja memperkuat dukungan untuk Ukraina dan perdamaian yang abadi serta berkelanjutan melalui konferensi video dengan Starmer, Zelenskyy, dan mitra lainnya,” tambahnya.
Ukraina telah mendukung proposal gencatan senjata dengan Russia, yang disepakati setelah pembicaraan dengan pejabat AS di Jeddah, Arab Saudi pada awal pekan ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, Presiden Russia Vladimir Putin mengatakan bahwa ia mendukung gencatan senjata secara prinsip tetapi ingin akar penyebab konflik tersebut diselesaikan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!