Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemudahan QRIS Tap, Langkah Strategis dalam Inklusi Keuangan

📅 Jumat, 14 Mar 2025, 18:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemudahan QRIS Tap, Langkah Strategis dalam Inklusi Keuangan Doc: ANTARA/ Rizka Khaerunnisa
Ket. Pengguna transportasi Damri menunjukkan hasil transaksi QRIS Tap NFC pada layar ponsel dalam uji coba implementasi QRIS Tap NFC oleh Bank Indonesia di jakarta, Jumat (20/12/2024).

JAKARTA - QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) adalah sistem pembayaran berbasis QR code yang dikembangkan oleh Bank Indonesia untuk mempermudah transaksi digital di Indonesia. 

Dengan QRIS, pengguna dapat melakukan pembayaran menggunakan berbagai aplikasi pembayaran hanya dengan memindai satu jenis kode QR.

Bank Indonesia (BI) menyampaikan implementasi layanan Quick Response Code Indonesian Standard tanpa pindai atau QRIS Tap diharapkan dapat semakin meningkatkan inklusi keuangan pada masyarakat.

Melalui kehadiran QRIS Tap, Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Dicky Kartikoyono mengatakan bahwa masyarakat yang unbanked diharapkan menjadi terdorong untuk membuka akun rekening sehingga mengakses terhadap layanan keuangan formal.

"Tahun ini kami tidak menargetkan berapa nilai transaksi (pada QRIS Tap). Karena kami lebih mendorong untuk ke arah inklusinya, yaitu penggunanya (inklusi keuangan masyarakat),” kata Dicky dalam Taklimat Media di Gedung Bank Indonesia (BI), Jakarta, Jumat (14/3).

Dicky mengatakan, digitalisasi sistem pembayaran sejalan dengan program Asta Cita pemerintah. Per hari ini, BI resmi memberlakukan tarif merchant discount rate (MDR) transaksi QRIS sebesar 0 persen alias gratis dari semula 0,4 persen khusus untuk merchant badan layanan umum (BLU) dan public service obligation (PSO).

MDR QRIS merupakan biaya jasa yang dikenakan kepada merchant oleh penyelenggara jasa pembayaran (PJP) saat bertransaksi menggunakan QRIS.

Selain transportasi umum, BI secara bertahap mengimplementasikan QRIS Tap pada BLU dan PSO di sektor lainnya seperti sektor kesehatan, kawasan pariwisata, pendidikan, hingga pengelolaan dana dan barang atau jasa lain.

Pada peluncuran hari ini, QRIS Tap sudah bisa digunakan pada total 2.353 merchant yang terdiri dari 135 transportasi umum, 1.528 ritel, 550 rumah sakit, 138 UMKM, dan tiga tempat parkir.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Santoso Liem menyampaikan bahwa QRIS Tap menjadi game changer bagi Indonesia.

Dalam hal ini, kata dia, ASPI mendukung program BI ini karena bertujuan untuk menggairahkan perekonomian, mempermudah sistem pembayaran, serta meningkatkan produktivitas dan efisiensi.

“Terima kasih karena kepercayaan dari Bank Indonesia, peran asosiasi adalah mendorong supaya semua PJP yang berjumlah 257 PJP, kita dorong supaya mensukseskan QRIS Tap ini,” kata Santoso.

Saat ini, baru terdapat 15 PJP baik perbankan maupun lembaga keuangan non-bank yang sudah siap untuk menyediakan layanan QRIS Tap. Kelima belas PJP ini antara lain BRI, BCA, BNI, Bank Mandiri, Bank Mega, CIMB Niaga, Bank DKI, PermataBank, Bank Nobu, Bank Sinarmas, BPD Bali, Gopay, Shopeepay, Dana, dan Netzme.

Masyarakat dapat menggunakan QRIS Tap dengan cukup menempelkan ponsel yang sudah dilengkapi dengan teknologi NFC dan terintegrasi dengan aplikasi mobile banking atau aplikasi pembayaran lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
  • Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia
    Preview komentar:
    Terima kasih atas liputan yang mendalam ini; sangat ...
  • Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian
    Preview komentar:
    Bukannya Vivo & BP 92 udah 16.130 dari ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Megapolitan
Berlatih menari balet di Ga...
Daerah
Gunung Anak Krakatau Erupsi...
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

5 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

5 jam yang lalu | Marcellus Widiarto

Ekonomi
Kabar Baik! Rupiah Menguat ...

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Jumlah rumah rusak akibat g...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.