Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

31.167 KPM di Mataram Akan Dapat Beras CPP

📅 Rabu, 16 Jul 2025, 17:31 WIB | Oleh:
31.167 KPM di Mataram Akan Dapat Beras CPP Doc: ANTARA/Nirkomala
Ket. Kegiatan pendistribusian bantuan beras cadangan pangan pemerintah (CPP) di Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat.

MATARAM - Pemerintah Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat menyebutkan, sebanyak 31.167 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kota Mataram akan mendapatkan bantuan beras cadangan pangan (CPP) dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Mataram Lalu Johari di Mataram Rabu mengatakan, sebanyak 31.167 KPM tersebut akan mendapatkan jatah beras CPP untuk dua bulan yakni bulan Juni dan Juli 2025.

"Jadi satu KPM masing-masing mendapatkan 20 kilogram," katanya kepada sejumlah wartawan.

Menurutnya, sebanyak 31.167 KPM tersebut berkurang sebanyak 7.036 KPM dari penerima bantuan CPP tahap III tahun 2024 sebanyak 38.203 KPM.

Pengurangan itu terjadi karena adanya penyesuaian data menjadi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTESN) dari pemerintah pusat.

Selanjutnya untuk penyaluran, lanjut Johari, sesuai instruksi Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), penyaluran bantuan beras CPP paling lambat dituntaskan tanggal 31 Juli.

"Kami punya waktu dua minggu untuk menyalurkan bantuan CPP dan harus tuntas akhir bulan Juli ini," katanya.

Karena itu, Dinas Ketahanan Pangan mulai melakukan sosialisasi kepada masyarakat selaku penerima bantuan melalui kecamatan dan kelurahan. Sementara terkait stok beras sudah disiapkan oleh Bulog.

Sementara untuk memastikan stok dan kualitas beras yang akan diberikan ke KPM, Dinas Ketahanan Pangan dan instansi terkait sudah melakukan pengecekan stok beras ke gudang Bulog.

Pengecekan itu dimaksudkan untuk memastikan kualitas beras yang akan diterima KPM adalah beras bagus dan layak konsumsi serta volume pas sesuai ketentuan yakni 10 kilogram per bungkus.

"Melalui upaya itu, Alhamdulillah sejauh ini kami belum dikomplain KPM terkait kualitas dan volume beras dari KPM," katanya.

Sedangkan untuk mekanisme penyaluran masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya yakni melalui 50 kelurahan se-Kota Mataram.

"Masing-masing kelurahan akan mengundang langsung penerima untuk mengambil berasnya di kantor lurah sesuai dengan jadwal yang ditetapkan," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Gunung Piramid Disisir untuk Mencari Dua Pendaki yang Hilang

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Gunung Piramid Disisir untu...

Turnamen Cincinnati Open akan Diwarnai Duet Dua Williams

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Turnamen Cincinnati Open ak...

Gelar Mubadala Milik Taylor Fritz

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gelar Mubadala Milik Taylor...
Megapolitan
Obat Keras Daftar G Sebanya...

Harga Cabai Rawit Rp61.450/Kg, Telur Ayam Rp31.800/Kg

43 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp61.450/...

Harga Telur di Tingkat Pengecer di Kabupaten Lebak Turun

49 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Telur di Tingkat Peng...

55 Kecamatan di Banten Krisis Air, Polda Kirim Bantuan

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
55 Kecamatan di Banten Kris...

4 Tempat Usaha Don Ritto Mulai Disisir Petugas Kejagung

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
4 Tempat Usaha Don Ritto Mu...
Daerah
ASN Yang Segera Memasuki Ma...

Kepala Daerah di Bali Berminat Dirikan Sekolah Berbasis Hindu

Kepala Daerah di Bali Berminat Dirikan Sekolah Berbasis Hindu

04 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.