Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Festival Reba Ngada Jakarta, Menghidupkan Warisan Budaya Leluhur di Tanah Rantau

📅 Rabu, 12 Mar 2025, 20:20 WIB | Oleh:

“Generasi muda harus terus diberi edukasi dalam melestarikan budaya. Ini adalah hakiki dari eksistensi bangsa kita. Saat ini tampak degradasi budaya, generasi muda lebih senang budaya luar. Saya sangat mengapresiasi IKB Ngada yang rutin gelar Reba setiap tahun,” kata Donald Izaac.

Festival juga menonjolkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. Perjamuan makan disajikan dengan menggunakan wadah alami tanpa plastik, menggambarkan bahwa pelestarian budaya harus sejalan dengan upaya menjaga kelestarian alam, sebuah nilai yang sudah dianut oleh masyarakat Ngada sejak lama. 

“Saya senang, Reba menunjukkan eksistensi Ngada di Jakarta dari sisi budaya. Nilai-nilai Reba disampaikan kepada generasi muda. Pesan untuk keluarga Ngada Diaspora, berbaiklah dengan saudara, dan hargai hak masing-masing,” ungkap Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu.

Harapan untuk Masa Depan

Festival Reba juga, bukan hanya sekadar mengenang masa lalu, tetapi juga membangun harapan untuk masa depan. Beberapa pesan penting yang dapat diambil dari Festival Reba Ngada 2025 adalah bahwa budaya harus dirawat dan dikembangkan, bukan hanya dikenang.

Kedua, generasi muda harus diberikan ruang untuk berperan dalam pelestarian tradisi. Kebersamaan adalah kekuatan yang harus dijaga, kritik dan evaluasi harus membangun, bukan memecah belah. Selain iut, Festival budaya dapat menjadi motor penggerak ekonomi kreatif dan daya tarik wisata berbasis kearifan lokal.

Gregorius Upi Dheo menegaskan komitmennya agar Festival Reba terus menjadi jembatan bagi masyarakat Ngada di perantauan untuk tetap terhubung dengan akar budaya mereka.

“Kami berharap Festival Reba terus dikenal dan menjadi wadah untuk bersyukur, bersatu, dan melestarikan tradisi bagi generasi mendatang,” harap Gregorius.

Festival Reba Ngada Jakarta 2025 bukan hanya tentang perayaan budaya, tetapi juga tentang menjaga dan mengembangkan warisan leluhur untuk masa depan. Dengan terus melibatkan generasi muda, membangun kebersamaan, dan mengedepankan keberlanjutan lingkungan, Festival Reba Ngada menjadi bukti bahwa budaya bisa menjadi kekuatan yang menghubungkan masyarakat, baik di tanah asal maupun di perantauan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

Piala Super Jerman Jatuh ke Tangan Muenchen

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Super Jerman Jatuh ke...
Daerah
UMKM Tegal Punya Harapan Ba...
Olahraga
Awal yang Baik bagi Madrid ...

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Program-program Unggulan Go...
Daerah
Mandi di Pantai Tuturuga Be...
Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

22 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Pemkot Buka Bandung Great Sale 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.