Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gawat, Aksi Teroris Seorang Jenderal Muda Bakal Meledakkan Jakarta

📅 Selasa, 11 Mar 2025, 20:52 WIB | Oleh:
Gawat, Aksi Teroris Seorang Jenderal Muda Bakal Meledakkan Jakarta Doc: ist
Ket. bom

CIANJUR – Ancaman teroris untuk meledakkan Jakarta ini diungkap Kepolisian Resort Cianjur, Jawa Barat. Uniknya, sang teroris ekstremis ini mengancam melalui sebuah surat.

Surat ancaman ini datang dari "Kerajaan Sunda Nusantara Arciphelago." Warga kerajaan ini memprotes penangkapan empat anggotanya yang dilakukan Polres Cianjur. Mereka ditangkap karena pemalsuan STNK. Mereka juga mengancam membubarkan Indonesia dan meledakkan Jakarta.

Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Tono Listianto di Cianjur, mengatakan surat yang diterima Polres, dikirim perwakilan organisasi di mana salah seorang pelaku pemalsuan menjabat sebagai Jenderal Muda Kerajaan Sunda Nusantara atau Sunda Archipelago.

"Suratnya ditanda tangani Sekretaris Jenderal Sunda Archipelago yang ditembuskan ke berbagai pimpinan negara di dunia berisikan protes dan keberatan atas penangkapan terhadap pejabatnya," jelasnya.

Bahkan mereka minta Indonesia dibubarkan dan Jakarta dibom seperti Hirosima dan Nagasaki pada tahun 1945 jika pejabat yang ditangkap Polres Cianjur tidak segera dilepaskan. Majelis Agung Sunda Nusantara atau Sunda Archipelago memberikan surat asli dan salinan digital yang dikirim ke nomor whatapps. Isinya berkaitan dengan ditangkapnya empat anggota mereka yang memalsukan STNK.

"Mereka minta Hasanudin yang merupakan pejabat kekaisaran dan tiga pelaku lainnya dibebaskan. Kalau tidak, federasi internasional akan membubarkan Indonesia dan membom Jakarta. Kami akan mendalami dan mengejar pengirim surat," jelas Tono.

Dia menjelaskan hasil pemeriksaan terhadap keempat tersangka, diketahui telah mengeluarkan ribuan STNK palsu yang dibubuhi stempel Kerajaan Sunda Nusantara untuk mobil hasil penggelapan milik leasing, rental, dan hasil curian.

Ribuan STNK palsu yang dibuat sindikat tersebut sudah berjalan lima tahun terakhir. Tiap-tiap pelaku memiliki peran berbeda seperti otak pelaku Hasanudin dan Irvan membuat STNK palsu. Lalu Oyan menjual kendaraan serta Ema Doni sebagai pembeli.

"Saat ini keempat tersangka masih menjalani pemeriksaan di Polres Cianjur. Kami juga akan minta keterangan terkait keberadaan lokasi Sunda Nusantara," katanya. Hasanudin pelaku pemalsuan STNK yang menjabat sebagai Jenderal Muda Kerajaan Sunda Archipelago, mengatakan tidak tahu menahu terkait surat ancaman yang disampaikan Sekjen-nya ke Polres Cianjur.

"Surat tersebut dibuat tanpa sepengetahuan saya, apalagi mengancam akan membubarkan Indonesia. Bahkan saya tidak ada komunikasi dengan yang bersangkutan,” katanya. Sedangkan terkait STNK palsu yang menjerat dirinya bersama tiga pelaku lainnya, ungkap dia, merupakan dokumen sah yang dikeluarkan organisasinya Sunda Archipelago.

Seperti diberitakan Kepolisian Resor Cianjur, meringkus komplotan pembuat STNK palsu yang terdiri dari empat pria. Dari tangan para pelaku petugas mengamankan 9 STNK palsu dan sejumlah kendaraan roda empat diduga hasil pengelapan.

Kapolres Cianjur AKBP Rohman Yonki Dilatha, mengatakan terungkap-nya sindikat pemalsu STNK berawal dari laporan pemilik rental dari luar kota yang kehilangan mobil di wilayah Cianjur. Saat dilakukan pemeriksaan nopol yang terpasang dengan nomor mesin dan nomor rangka kendaraan tidak sesuai dengan yang tercantum dalam STNK. Bbahkan setelah STNK diserahkan pembeli kendaraan terdapat cap bertuliskan Negara Kekaisaran Sunda Nusantara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.