Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ukraina Bersiap Berundingan dengan AS untuk Mengakhiri Perang dengan Rusia

📅 Senin, 10 Mar 2025, 23:55 WIB | Oleh:

Trump telah memperbarui komunikasi dengan Putin dan mengkritik Zelensky, yang menimbulkan kekhawatiran di Kyiv dan di antara sekutu Eropa bahwa pemimpin AS itu mungkin mencoba memaksa Ukraina untuk menerima penyelesaian yang menguntungkan Rusia.

Namun, pada hari Jumat, Trump mengatakan bahwa ia sedang mempertimbangkan sanksi lebih lanjut terhadap Rusia karena "menggempur" Ukraina di medan perang.

Sekutu Ukraina di Eropa minggu lalu mengadakan pertemuan puncak dengan Zelensky dan mengumumkan bahwa mereka akan meningkatkan anggaran pertahanan.

Inggris dan Prancis telah mengusulkan gencatan senjata untuk Ukraina, di laut dan di udara, dan penghentian pemboman Rusia terhadap fasilitas listrik Ukraina.

Diplomat Ukraina dan Inggris mengadakan pembicaraan di Kiyv pada akhir pekan, kata Zelensky.

Pembicaraan dengan Saudi terjadi setelah pertengkaran publik antara Zelensky dan Trump di Gedung Putih yang menyebabkan warga Ukraina itu pergi tanpa menandatangani kesepakatan mineral yang diminta oleh pemimpin AS itu.

Zelensky kemudian menyebut insiden itu "disesalkan" dan mengatakan dia siap bekerja dengan "kepemimpinan kuat" Trump.

Ia juga menyatakan kesiapannya untuk menandatangani kesepakatan mengenai cadangan mineral strategis.

Witkoff mengatakan Trump menerima surat dari Zelensky, menyebutnya sebagai "langkah awal yang sangat positif" dan "permintaan maaf".

Ketika ditanya apakah Ukraina akan menandatangani kesepakatan di Arab Saudi, Witkoff berkata: "Saya kira Zelensky telah menawarkan untuk menandatanganinya, dan kita lihat apakah dia akan menepatinya."

Belum siap untuk perdamaian

Witkoff mengunjungi Moskow pada bulan Februari untuk mengamankan pembebasan seorang guru AS yang dipenjara, dan kemudian mengatakan bahwa ia menghabiskan waktu lama berbicara dengan Putin dan "membangun hubungan" dengannya.

Waltz berada di Ruang Oval selama pertemuan agresif Zelensky dengan Trump dan JD Vance.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Luar Negeri
Kematian Arsitek Ekonomi Zh...
Daerah
Polisi Gerebek Kasino di Ba...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.