Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ukraina Bersiap Berundingan dengan AS untuk Mengakhiri Perang dengan Rusia

📅 Senin, 10 Mar 2025, 23:55 WIB | Oleh:
Ukraina Bersiap Berundingan dengan AS untuk Mengakhiri Perang dengan Rusia Doc: Istimewa
Ket. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky akan bertemu dengan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman, kemudian timnya akan tetap tinggal untuk bertemu dengan pejabat AS.

KYIV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky akan tiba di Arab Saudi pada hari Senin (10/3), sehari sebelum pembicaraan penting antara pejabat Ukraina dan Amerika Serikat untuk mengakhiri perang dengan Rusia.

Dikutip dari Yahoo News, negosiasi yang sangat dinantikan pada hari Selasa untuk menyelesaikan konflik tiga tahun ini akan mempertemukan pejabat AS dan Ukraina untuk pertama kalinya sejak kunjungan Zelensky ke Gedung Putih yang gagal bulan lalu.

Zelensky mengatakan pada hari Senin bahwa ia akan bertemu dengan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman, pemimpin de facto negara tersebut, setelah itu timnya "akan tinggal untuk pertemuan pada hari Selasa dengan tim Amerika".

Pada pembicaraan di kota pelabuhan Laut Merah, Jeddah, utusan AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff mengatakan Washington ingin "mendapatkan kerangka kerja untuk perjanjian damai dan gencatan senjata awal juga".

Zelensky mengatakan Ukraina "berkomitmen penuh terhadap dialog yang konstruktif", tetapi menginginkan kepentingannya "diperhitungkan dengan cara yang tepat".

"Kami mengharapkan hasil, baik dalam hal mendekatkan perdamaian maupun melanjutkan dukungan," katanya dalam pidato malamnya pada hari Minggu.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio akan terbang ke Jeddah pada hari Senin, kata Departemen Luar Negeri AS. Mike Waltz, penasihat keamanan nasional Presiden AS Donald Trump, juga telah mengonfirmasi keikutsertaannya.

Dalam kontak

Zelensky mengatakan negosiatornya akan mencakup Menteri Luar Negeri Andriy Sybiga dan Menteri Pertahanan Rustem Umerov, kepala stafnya Andriy Yermak dan Pavlo Palisa, seorang komandan militer dan wakil Yermak.

"Kyiv berhubungan terus-menerus dengan tim AS," kata Zelensky.

Washington saat ini telah menangguhkan bantuan militer ke Ukraina serta pembagian informasi intelijen dan akses ke citra satelit dalam upaya untuk memaksanya berunding dengan Moskow, yang melancarkan invasi habis-habisan pada Februari 2022 atas perintah Presiden Vladimir Putin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Luar Negeri
Kematian Arsitek Ekonomi Zh...
Daerah
Polisi Gerebek Kasino di Ba...
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.