Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masjid di Palembang Bagikan Bubur Gartis selama Ramadan

📅 Senin, 10 Mar 2025, 15:05 WIB | Oleh:
Masjid di Palembang Bagikan Bubur Gartis selama Ramadan Doc: ANTARA/ M Imam Pramana
Ket. Proses membuat bubur Suro di Masjid Al Mahmudiyah (Suro) Palembang Sumatera Selatan, Senin (10/3).

PALEMBANG - Masjid Al Mahmudiyah (Suro) Palembang Sumatera Selatan membagikan bubur sebanyak 800 porsi per hari selama Ramadan 1446 Hijrah/2025 untuk berbuka puasa.

"Tradisi membagikan bubur ini kami namakan bubur Suro sebanyak 800 porsi, kami bagikan setiap hari selama Ramadan," kata Sekretaris Masjid Suro Hajrianto Akbar di Palembang, Senin.

Menurutnya, tradisi membagikan bubur Suro secara gratis selama Ramadan terus dilakukan secara turun temurun oleh pengelola Masjid Suro Palembang sejak tahun 1990-an.

Ia menyebutkan bahwa bubur Suro identik dengan rasa gurih, asin, sedikit berlemak dan mengenyangkan. Menu ini biasanya diburu warga, sebagai salah satu menu takjil berbuka puasa.

Proses membuat bubur sendiri dimulai sejak pukul 10:00 WIB dengan menyiapkan sekitar 10 kilogram bahan utama yakni beras.

Memerlukan waktu hampir dua jam untuk memasaknya, dengan melibatkan warga sekitar masjid, setelah matang maka akan disajikan dan dibagikan kepada warga pada saat menjelang berbuka puasa.

Adapun tujuan berbagi bubur Suro ini ialah untuk syiar selama Ramadan, dan kekeluargaan antarsesama warga dan umat di Kota Palembang.

Sementara dana untuk memasak bubur Suro ini berasal dari swalayan sedekah warga jamaah masjid.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Sampai H-1 lebaran bubur ini kami bagikan kepada warga," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Nasional
Duka Gempa NTT Sampai ke Am...
Luar Negeri
Kematian Arsitek Ekonomi Zh...
Daerah
Polisi Gerebek Kasino di Ba...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.