Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Basarnas hentikan operasi pencarian warga Ambon hilang di laut

📅 Minggu, 09 Mar 2025, 21:20 WIB | Oleh:
Basarnas hentikan operasi pencarian warga Ambon hilang di laut Doc: ANTARA/HO/Basarnas Ambon
Ket. Jersy Markus (39), seorang warga Amahusu, Kecamatan Nusaniwe (Kota Ambon) yang hilang dilaut tidak berhasil ditemukan setelah tim SAR melakukan operasi pencarian selama sepekan. (9/3).

Ambon -- Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon, Maluku menghentikan operasi pencarian terhadap Jersy Markus, seorang warga Negeri Amahusu, Kecamatan Nusaniwe (Kota Ambon) yang dilaporkan hilang di laut setelah dilakukan operasi SAR selama sepekan.

"Operasi SAR telah ditutup setelah tujuh hari dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan namun tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon Muhamad Arafah di Ambon, Minggu.

Sehingga pria berumur 39 tahun itu resmi dinyatakan hilang oleh Basarnas usai sepekan dilakukan operasi pencarian.

"Korban diketahui awalnya pada tanggal 1 Maret 2025 sekitar pukul 18:00 WIT pergi menggunakan perahu untuk menyalakan lampu rompon atau bagan ikan, namun hingga waktu pukul 22:00 WIT korban tak kunjung kembali ke rumah.

Inisiatif keluarga untuk mengecek korban yang berada di rompon pun berubah menjadi kepanikan setelah mengetahui korban tidak berada  di sana.

Para warga sekitar pun mencoba melakukan pencarian di waktu malam namun nihil hasilnya.

"Kemudian keesokan harinya pada pukul 04:00 WIT kami kerahkan Tim Rescue Basarnas Ambon menuju lokasi kejadian guna melaksanakan Operasi SAR," ucapnya.

Namun upaya pencarian dari hari pertama hingga hari ketujuh Tim SAR Gabungan tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Setelah dilakukan evaluasi bersama dengan keluarga korban, operasi SAR resmi dihentikan dan ditutup.

Keluarga korban berterima kasih kepada seluruh Tim SAR Gabungan yang di antaranya, Basarnas, Polairud Polda Maluku, Bakamla, Babinsa 1504, Polsek Nusaniwe, PMI Provinsi Maluku, SAR AAMB, dan masyarakat Amahusu yang sudah berusaha keras melakukan pencarian selama sepekan ini.

Arafah menambahkan, jika ke depan keberadaan korban berhasil diketahui maka Operasi SAR akan dibuka kembali.

Dengan tidak ditemukannya korban maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Aturan Baru Afghanistan: PN...

Revolusi Flamingo Guncang Albania

1 jam lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Revolusi Flamingo Guncang A...
Wisata
Asik, Sekarang di Aston Sen...
Nasional
Paradigma Baru Unhan: Ketah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jadwal Lengkap Konser Musik di Jakarta Fair Kemayoran PRJ 2026

Jadwal Lengkap Konser Musik di Jakarta Fair Kemayoran PRJ 2026

09 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 3
# 3
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.