Jika Andalkan Bansos dan Stimulus, Ekonomi Sulit Tumbuh 8%
📅 Selasa, 04 Mar 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim RedaksiMasalah Struktural
Sementara itu, peneliti ekonomi Core, Yusuf Rendi Manilet mengatakan, target pertumbuhan ekonomi 8 persen pada 2029 sangat ambisius, mengingat tren pertumbuhan Indonesia dalam dekade terakhir berkisar di angka 5 persen.
Tantangan eksternal seperti perlambatan perdagangan global, dan ketegangan geopolitik semakin memperumit upaya akselerasi ekonomi. Di sisi lain, tantangan domestik seperti pemulihan konsumsi yang lambat dan maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) menunjukkan adanya masalah struktural dalam industri dan ketenagakerjaan, yang tidak cukup diatasi hanya dengan bansos dan stimulus musiman seperti yang direncanakan pemerintah.
“Meskipun target 5,2 persen pada 2025 menjadi langkah awal, pencapaian pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan membutuhkan reformasi mendalam di sektor investasi, industri, dan produktivitas tenaga kerja, bukan sekadar dorongan konsumsi jangka pendek,” kata Rendi
Sebaiknya Anda baca juga:
Secara terpisah, peneliti ekonomi Celios, Nailul Huda mengaku masih menyakini bahwa pertumbuhan ekonomi 8 persen masih sulit dicapai. Untuk mencapai 5,2 persen tahun ini pun, perlu effort lebih dari Pemerintah mengingat kondisi perekonomian domestik maupun global masih cukup rentan.
“Konsumsi rumah tangga, yang jadi andalan, akan cukup tertekan akibat adanya kasus PHK akhir-akhir ini Dampaknya bisa di semester kedua tahun ini,” kata Huda.
Faktor eksternal, sangat terdampak kebijakan Presiden AS, Donald Trump yang akan menurunkan permintaan produk global termasuk dari Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk mendorong pertumbuhan hingga di atas 6 persen, Huda menyarankan agar pemerintah berupaya menjaga daya beli masyarakat melalui kebijakan yang bersifat fiskal ekspansif.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!