Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bulog optimalkan serap gabah petani meski di bulan Ramadhan

📅 Minggu, 02 Mar 2025, 23:32 WIB | Oleh:
Bulog optimalkan serap gabah petani meski di bulan Ramadhan Doc: ANTARA/HO-Humas Perum Bulog
Ket. Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Novi Helmy Prasetya (kanan) berdialog dengan salah satu petani padi.

Jakarta, 02/3  - Perum Bulog memastikan penyerapan gabah petani tetap dilakukan secara optimal meski di bulan suci Ramadhan, demi memastikan ketersediaan cadangan beras pemerintah dan mendukung kesejahteraan petani serta stabilitas pasokan beras di Indonesia.

Sekretaris Perusahaan Perum Bulog A. Widiarso mengatakan bahwa meskipun bulan Ramadhan, penyerapan gabah dan beras hasil panen petani dalam negeri tetap dilaksanakan sebagai bagian dari penugasan pemerintah untuk memastikan ketahanan pangan.

"Selama bulan Ramadhan, Bulog tetap melaksanakan penugasan pemerintah yaitu penyerapan gabah dan beras hasil panen petani dalam negeri," kata Widiarso dalam keterangan dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Widiarso menjelaskan, dengan memasuki masa panen raya, Bulog terus mengkampanyekan program pemerintah untuk membeli gabah kering panen (GKP) petani dengan harga Rp6.500 per kilogram sebagai wujud kepedulian terhadap kesejahteraan petani.

Pemerintah, melalui Bulog, berharap harga gabah yang ditetapkan dapat menjadi harga yang baik dan membantu meningkatkan pendapatan petani, serta menjaga agar pasokan beras tetap stabil di tengah permintaan yang tinggi.

"Tentunya harga tersebut merupakan harga yang baik dan sebagai bentuk pemerintah hadir dalam upaya menyejahterakan petani," ujarnya.

Dia menyebutkan, Perum Bulog mendapatkan penugasan untuk menyerap gabah sebanyak 3 juta ton setara beras, sebagai bagian dari upaya untuk memastikan kecukupan cadangan beras nasional dan mendukung keberlanjutan sektor pertanian.

Widiarso menambahkan bahwa keberhasilan penyerapan gabah juga melibatkan pemangku kepentingan lainnya, seperti Dinas Pertanian, kelompok tani, gabungan kelompok tani, serta penggilingan dan kontribusi TNI-Polri untuk memastikan penyerapan yang maksimal.

Menurutnya, kolaborasi antara Bulog dan pemangku kepentingan terkait di lapangan diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang mendukung kelancaran penyerapan gabah, sehingga kebutuhan beras dapat terpenuhi dengan baik di seluruh Indonesia.

Perum Bulog juga memastikan ketersediaan stok beras secara nasional dalam keadaan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir Ramadhan 2025, guna menjaga kestabilan pasokan dan menghindari kekurangan komoditas itu selama periode tersebut.

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Mokhamad Suyamto menjelaskan bahwa Bulog telah mempersiapkan segala langkah untuk memastikan pasokan beras tetap stabil selama bulan puasa, dengan stok yang cukup baik baik dari cadangan beras pemerintah (CBP) maupun hasil pembelian gabah dari petani domestik.

“Untuk saat ini total stok beras yang dikuasai Perum Bulog kurang lebih sebanyak 1,9 juta ton,” kata Suyamto.

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan bahwa Perum Bulog harus mampu menyerap 2 juta ton beras dalam negeri hingga April 2025 untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Indonesia.

Zulhas menyatakan bahwa Bulog harus mampu melaksanakan penyerapan gabah secara bertahap pada bulan Februari, Maret, dan April, sesuai dengan target yang telah ditentukan pemerintah untuk memastikan kestabilan stok beras.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPR Kecam Aksi Main Hakim Sendiri di Bali

32 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
DPR Kecam Aksi Main Hakim S...
Megapolitan
Tanggul Laut yang Roboh di ...

BPBD: Kekeringan di Kota Tangerang Masih Terkendali

57 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
BPBD: Kekeringan di Kota Ta...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...
Waduhhh…Kasat Narkoba Tangsel Diringkus Bareskrim

Waduhhh…Kasat Narkoba Tangsel Diringkus Bareskrim

27 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.