Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PLN Tingkatkan Infrastruktur Pengisian Daya Kendaraan Listrik

📅 Jumat, 28 Feb 2025, 12:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
PLN Tingkatkan Infrastruktur Pengisian Daya Kendaraan Listrik Doc: ANTARA
Ket. SPKLU di halaman PLN UP3 Malang, Jawa Timur, Kamis (16/1/2025).

SLEMAN - PT PLN (Persero) terus mendorong masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik (EV) sebagai solusi transportasi yang lebih hemat, aman dan ramah lingkungan serta dengan dukungan infrastruktur pengisian daya yang semakin luas.

"Kami juga menjamin akses yang mudah melalui aplikasi PLN Mobile, sehingga pengguna EV kini dapat berkendara tanpa khawatir kehabisan bahan bakar," kata General Manager PLN UID Jateng DIY Sugeng Widodo melalui keterangan tertulis yang diterima di Yogyakarta, Jumat (28/2).

Menurut dia, kendaraan listrik membawa banyak manfaat bagi penggunanya, baik dari segi biaya maupun kenyamanan.

"Menggunakan kendaraan listrik memberikan kepastian lebih bagi pengendara," katanya.

Ia mengatakan, pengisian daya bisa dilakukan di rumah dan di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar luas, dengan kualitas daya yang disuplai terjaga dengan baik.

"Ditambah lagi, lewat PLN Mobile, pengguna bisa melacak SPKLU terdekat dan memantau proses pengisian secara real-time. Saat ini terdapat 263 SPKLU di 173 titik strategis di Jawa Tengah dan DIY, seperti rest area jalan tol, pusat kota dan destinasi wisata," katanya.

Sugeng mengatakan, untuk meningkatkan kenyamanan pengguna, PLN juga berencana menambah 58 unit SPKLU, termasuk 37 unit "Pole Mounted" berkapasitas 22 kW, 16 unit "Fast Charging" (FC) 50 kW, serta lima unit "Ultra Fast Charging" (UFC) 100 kW.

"Dari jumlah tersebut, 14 unit FC dan dua unit UFC akan dipasang di rest area dan pintu keluar tol sebagai bagian dari kesiapan infrastruktur menghadapi arus mudik Lebaran 2025," katanya.

Ia mengatakan, PLN juga aktif mengedukasi masyarakat mengenai manfaat kendaraan listrik serta mendukung akselerasi transisi energi bersih di Indonesia.

"Kami berkomitmen untuk terus memperluas ekosistem kendaraan listrik agar masyarakat bisa merasakan manfaatnya secara maksimal. Kendaraan listrik bukan hanya tentang teknologi, tapi juga tentang menciptakan masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan," katanya.

Seorang pengguna kendaraan listrik, Mochtar membagikan pengalamannya setelah beralih ke EV.

"Saya merasa lebih tenang pakai motor listrik. Pengisian daya gampang, biayanya lebih murah, dan saya tahu kualitas daya terjamin. Jadi, nggak ada rasa khawatir lagi saat berkendara jauh," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.