Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPJPH Nilai Industri Halal Pacu Ekonomi dan Pemberdayaan Inklusif

📅 Selasa, 21 Jul 2026, 10:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPJPH Nilai Industri Halal Pacu Ekonomi dan Pemberdayaan Inklusif Doc: ANTARA
Ket. Pramusaji mengantarkan makanan kepada pelanggan di Kedai Kopitiam, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (19/10/2025).

JAKARTA - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menilai industri halal telah berkembang menjadi salah satu sektor strategis yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas perdagangan, memacu inovasi, serta memberdayakan masyarakat secara inklusif.

"Industri halal telah menjadi sektor penting dengan potensi signifikan untuk berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi, perluasan perdagangan, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat lintas agama," ujar Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Menurutnya, pengembangan industri halal tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan konsumen Muslim, tetapi juga telah menjadi standar kualitas yang memberikan nilai tambah bagi produk dan jasa bagi masyarakat secara luas.

Oleh karena itu, ia menilai penguatan ekosistem halal perlu dilakukan melalui kerja sama antarnegara kawasan agar mampu menciptakan manfaat ekonomi yang lebih luas, salah satunya melalui Forum Regional Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) yang diadakan beberapa waktu lalu.

Forum yang dihadiri delegasi dari tiga negara ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi pengembangan ekosistem dan industri halal di kawasan melalui sinergi antarpemerintah, dunia usaha, akademisi, dan para pemangku kepentingan.

"Indonesia sepenuhnya berkomitmen untuk mendukung dan memperkuat kerja sama halal di kawasan ini dalam kerangka IMT-GT, sembari terus mempromosikan kolaborasi, berbagi pengetahuan, dan pengembangan yang saling menguntungkan di antara negara-negara anggota," ujar Haikal.

Ia meyakini kolaborasi yang semakin erat antara Indonesia, Malaysia, dan Thailand akan membuka peluang besar bagi pertumbuhan industri halal kawasan, mulai dari peningkatan perdagangan, investasi, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga inovasi produk dan layanan halal yang berdaya saing global.

"Kami percaya bahwa kolaborasi yang lebih kuat antara Indonesia, Malaysia, dan Thailand akan menciptakan peluang besar bagi ekosistem halal kita dan berkontribusi pada pertumbuhan industri halal yang inklusif dan berkelanjutan," kata Haikal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Ekonomi
Kelembagaan Lemah, Petani R...
Daerah
Bantuan Air Bersih untuk Tu...
Advertisement
Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.