Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DTSEN untuk Bansos Mulai April Nanti

📅 Kamis, 27 Feb 2025, 01:25 WIB | Oleh:
DTSEN untuk Bansos Mulai April Nanti Doc: Koran Jakarta/ Muhamad Marup
Ket. Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf, dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Andininggar Widyasanti membahas mengenai DTSEN, di Jakarta, Rabu (26/2). Pertemuan itu membahas penggunaan DTSEN untuk penyaluran bansos.

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf, menyebut penyaluran bansos menggunakan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) akan mulai pada April 2025. Periode tersebut masuk dalam penyaluran bansos untuk triwulan kedua.

“Nah nanti kita ada April, Mei, Juni kan gitu,” ujar Mensos, usai bertemu dengan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) membahas mengenai DTSEN, di Jakarta, Rabu (26/2).

Dia menjelaskan, dalam penyaluran bansos dengan DTSEN akan terjadi perubahan penerima bansos. Terkait jumlah pasti penerima bansos dan yang keluar dari penerima bansos, pihaknya masih harus menunggu DTSEN rampung.

“Ya nunggu pada saatnya nanti. Belum bisa dipastikan (jumlah penerima bansos),” jelasnya.

Mensos mengungkapkan, pihaknya akan memberikan pelatihan terhadap para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). Pelatihan tersebut agar para pendamping PKH bisa terlibat aktif dalam pemutakhiran DTSEN.

Dia menyebut pemutakhiran DTSEN butuh waktu satu bulan. Setelah DTSEN diluncurkan, pihaknya masih tetap melakukan cek lapangan untuk memastikan penerima bansos tepat sasaran. “Nanti akhir Maret sudah bisa kita terima data terbaru. Setelah ground check ini selesai. (Jumlah penerima bansos) Ya nunggu pada saatnya nanti. Belum bisa dipastikan,” katanya.

Terkait perubahan penerima bansos, Gus Ipul menyebut masyarakat bisa secara mandiri melaporkan terkait penerima bansos yang berhak. Nantinya laporan tersebut akan diteruskan ke BPS tiap bulannya.

“Kita akan memasukkan keluarga-keluarga yang memang dalam ukuran-ukuran yang telah diterapkan itu layak untuk menerima bansos,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala BPS, Amalia Andininggar Widyasanti, menuturkan, ada 36 variabel yang mesti dipastikan dalam pengecekan DTSN di lapangan. Menurutnya hal tersebut penting untuk kesesuaian DTSEN.

“Ini tentunya akan melengkapi DTSEN yang per status per 3 Februari kemarin. Nah, ini tentunya semakin lengkap variable, 36 variable itu semakin baik nanti kualitas data yang bisa kita hasilkan,” terangnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

Harga Cabai Rawit Rp105.300/Kg, Telur Ayam Rp29.700/Kg

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp105.300...
Advertisement
Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.