Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KLH dan Norwegia Bahas Perluasan Kerja Sama Bidang Lingkungan

📅 Rabu, 19 Feb 2025, 16:55 WIB | Oleh:
KLH dan Norwegia Bahas Perluasan Kerja Sama Bidang Lingkungan Doc: ANTARA/Prisca Triferna
Ket. Menteri Iklim dan Lingkungan Hidup Norwegia Andreas Bjelland menjawab pertanyaan wartawan usai pertemuan di Kantor KLH Jakarta, Rabu (19/2).

JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan Pemerintah Norwegia membahas potensi perluasan kerja sama di sektor lingkungan hidup termasuk dalam isu penanganan perubahan iklim dan upaya yang perlu dilakukan.

Dalam konferensi pers usai pertemuan di Kantor KLH Jakarta, Rabu, (19/2) Wakil Menteri Lingkungan Hidup (LH) Diaz Hendropriyono menyampaikan dalam pertemuan dengan Menteri Iklim dan Lingkungan Hidup Norwegia Andreas Bjelland Eriksen membahas sejumlah isu pengurangan emisi gas rumah kaca dan implikasinya terhadap ekonomi.

"Kami juga setuju bahwa ide ini bukan hanya untuk mengurangkan emisi, tapi juga untuk menciptakan pekerjaan dan saya pikir dengan memiliki ide ini bersama-sama, kita bisa mencapai apa yang disebut pembangunan yang berkelanjutan," kata Wamen LH Diaz.

Dibahas pula sektor-sektor lain yang terkait penanganan perubahan iklim, termasuk penanganan sampah dan rehabilitasi mangrove serta gambut. Tidak hanya itu, kedua pihak juga membahas mengenai perdagangan karbon, mengingat Indonesia pada awal tahun lalu baru meluncurkan perdagangan karbon internasional.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Andreas mengapresiasi kerja sama yang baik antara Indonesia dan Norwegia, yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Kedua negara bekerja sama dalam pendanaan berbasis kontribusi atau result based contribution untuk mendukung upaya menekan emisi GRK di Indonesia.

Dia menyebut kerja sama kedua negara di bidang lingkungan hidup menjadi salah satu potensi menarik yang dia harapkan dapat diwujudkan.

"Saya melihat potensi yang besar untuk area kolaborasi yang dapat kita lakukan. Kita dapat bekerja sama dalam banyak isu, tidak hanya untuk mengurangi emisi dengan cepat tapi juga menciptakan pekerjaan dan kesempatan, menciptakan nilai untuk Indonesia," kata Andreas. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.