Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Konservasi Lahan Gambut dan Hutan Bakau di Asia Tenggara Dapat Membantu Iklim Lebih dari Sekadar Restorasi

📅 Selasa, 11 Feb 2025, 05:00 WIB | Oleh:

“Menjaga muka air tanah yang tinggi di lahan gambut tropis merupakan salah satu elemen kunci untuk mencegah hilangnya karbon, tetapi hal itu sangat sulit. Restorasi melibatkan replikasi kondisi ekologis yang telah berkembang selama berabad-abad.Dan hutan bakau bergantung pada dinamika pasang surut. Di banyak daerah yang terdegradasi, hidrologi dan kondisi fisik pesisir telah berubah,” jelas Prof Lupascu.

"Selain itu, lahan gambut juga berisiko terbakar. Terkait tantangan tata kelola, banyak proyek restorasi yang sulit berhasil karena adanya klaim lahan yang tumpang tindih, hak penguasaan lahan yang tidak jelas, dan penegakan hukum yang lemah."

Sebuah studi global tahun 2024 menemukan bahwa hutan bakau yang ditanam tidak memiliki cukup penyimpanan karbon dibandingkan dengan hutan bakau alami. Meskipun hutan bakau yang ditanam dapat menyimpan hingga 73 persen karbon yang ditemukan di hutan bakau utuh di lingkungan pesisir yang sama, tingkat penyimpanan karbon ini baru tercapai setelah sekitar 20 tahun pertumbuhan, demikian yang ditunjukkan oleh studi tersebut.

Meskipun konservasi harus menjadi prioritas lebih tinggi, restorasi masih memiliki peran, kata para peneliti, mengingat besarnya jumlah karbon yang disimpan kedua ekosistem.

Menurut laporan Strategi Pengelolaan Lahan Gambut ASEAN 2023-2030, hanya sedikit lahan gambut murni yang tersisa di wilayah tersebut. Beberapa proyek di lapangan menggabungkan konservasi dan restorasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.