Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PM Jepang Desak Trump Wujudkan Kawasan indo-Pasifik yang 'Bebas dan Terbuka'

📅 Sabtu, 08 Feb 2025, 10:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
PM Jepang Desak Trump Wujudkan Kawasan indo-Pasifik yang 'Bebas dan Terbuka' Doc: The Standard/Reuters
Ket. PM Jepang Shigeru Ishiba menggelar konferensi pers pada 9 Oktober 2024 di kediaman resminya di Tokyo, Jepang, setelah membubarkan Majelis Rendah Parlemen.

TOKYO - Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba mengucapkan selamat kepada Donald Trump atas kembalinya ia ke Gedung Putih, dan mendesaknya untuk bekerja mencapai kawasan Asia-Pasifik yang "bebas dan terbuka".

Jepang dan Amerika Serikat, yang pernah menjadi musuh bebuyutan pada Perang Dunia II, kini menjadi sekutu pertahanan utama dan investor asing utama satu sama lain.

Ishiba mengucapkan selamat kepada Trump dalam sebuah surat, segera setelah Trump dilantik sebagai presiden AS, yang mengatakan bahwa ia berharap untuk "bekerja sama erat untuk lebih memperkuat hubungan Jepang-AS", kata Kementerian Luar Negeri Jepang.

"Saya berharap dapat bekerja sama dengan Anda untuk memperkuat kemitraan Jepang-AS yang abadi dan bersama-sama mengejar tujuan bersama kita untuk Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka," kata Ishiba di platform media sosial X.

Trump menekan sekutu AS itu untuk meningkatkan anggaran pertahanan selama masa jabatan pertamanya, dan kali ini mengancam mereka dengan tarif perdagangan.

Menteri Luar Negeri Jepang Takeshi Iwaya menghadiri pelantikan Trump. Ia berupaya mengadakan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri AS yang baru dilantik, Marco Rubio.

Di Washington, Iwaya bertemu secara terpisah dengan mitranya dari India dan Australia, yang bermitra dengan Jepang dan AS dalam kerangka kerja empat arah "Quad" untuk keamanan di Asia-Pasifik.

Forum tersebut dipandang sebagai penyeimbang terhadap pembangunan militer Tiongkok dan klaim teritorial di kawasan tersebut, meskipun Beijing jarang disebutkan secara langsung oleh kelompok tersebut. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...

Wilayah Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Wilayah Terdampak Erupsi Gu...
Ekonomi
Realisasi Pembiayaan untuk ...
Advertisement
Dokumenter Elon Musk Bikin Heboh, Sisi Kontroversial Sang Miliarder Dibongkar

Dokumenter Elon Musk Bikin Heboh, Sisi Kontroversial Sang Miliarder Dibongkar

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.