Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Data Ekonomi Tak Sesuai Kenyataan? Petugas Madiun Siap Bantu Ubah Desil Anda, Begini Caranya

📅 Jumat, 04 Sep 2026, 06:40 WIB | Oleh:
Data Ekonomi Tak Sesuai Kenyataan? Petugas Madiun Siap Bantu Ubah Desil Anda, Begini Caranya Doc: ANTARA/Louis Rika
Ket. Kepala BPS Kota Madiun Abdul Azis memantau aktivitas loket pengaduan sanggah data desil di Kantor BPS Kota Madiun, Jatim, Kamis (3/9). Terlihat petugas BPS setempat sedang melayani warga yang mengajukan pengurusan sanggah dan perubahan data densil karena merasa tidak sesuai.

MADIUN - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun membuka loket pengaduan bagi warga yang ingin mengajukan sanggahan dan perubahan data desil akibat ketidaksesuaian dengan kondisi ekonomi yang sebenarnya, Jumat (4/9). 

"Bagi warga Kota Madiun yang ingin melakukan sanggahan dan perubahan data desil karena dinilai kurang tepat, maka bisa datang langsung ke kantor BPS. Nanti akan dibantu petugas untuk mengisi sejumlah formulir pemutakhiran data untuk sanggahan tersebut," ujar Kepala BPS Kota Madiun Abdul Azis di Madiun, Kamis.

Menurutnya, rata-rata ada sekitar 10 kepala keluarga yang datang ke kantor BPS setempat untuk mengurus sanggahan tersebut setiap harinya. Rata-rata sanggahan mereka adalah merasa desil yang ditetapkan pemerintah belum tepat, karena secara ekonomi masih pas-pasan, bahkan minim.

Selain datang ke kantor BPS, masyarakat dapat melakukan pengecekan tentang desil tersebut melalui kanal Cek Bansos Kemensos, aplikasi SIKS-NG, maupun meminta bantuan operator desa atau kelurahan untuk mengecek Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

"Jika melalui Dinsos atau kantor kelurahan, di situ ada aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG). Nanti akan ada petugas juga yang membantu untuk pengisian informasi terbaru," katanya.

Azis menjelaskan desil tidak bisa dimaknai secara langsung untuk menentukan seseorang kaya atau miskin. Sebab, desil memotret pengelompokan statistik berdasarkan karakteristik sosial ekonomi keluarga, dan itu terus dilakukan pemutakhiran data terbaru setiap tiga bulan.

"Jadi intinya, masyarakat yang merasa kondisi atau data desilnya belum sesuai dengan keadaan sebenarnya, memiliki kesempatan untuk mengajukan perbaikan data melalui kanal yang telah disediakan di atas," katanya.

Admin SIKS-NG Kelurahan Kejuron Kiki Indraswari menjelaskan untuk pembaruan data saat ini membutuhkan informasi yang lebih rinci dibanding sebelumnya. Warga tidak hanya diminta memberikan data dasar, tetapi juga informasi mengenai kondisi ekonomi keluarga.

"Sekarang pembaruan datanya memang lebih detail. Tidak hanya data dasar, tapi juga ada pengeluaran untuk makan, listrik, pengeluaran lainnya, sampai kondisi tempat tinggal. Jadi memang cukup banyak yang harus diisi," kata Kiki.

Dengan pengisian data yang cukup rinci tersebut, warga lanjut usia dan masyarakat yang tidak terbiasa menggunakan teknologi bisa saja mengalami kesulitan jika harus mengurus secara mandiri. Karena itu, kelurahan dapat membantu proses pengajuan.

Bahkan, apabila warga lansia membutuhkan pendampingan di rumah, kelurahan dapat berkoordinasi dengan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).

"Kami siap melayani di kelurahan. Kemarin ada hingga enam KK yang mengurus pembaruan desil. Pokoknya kami siap membantu masyarakat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.