Efisiensi Anggaran Bisa Ciptakan “Multiplier Effect” ke Perekonomian Nasional
📅 Sabtu, 08 Feb 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim RedaksiFokus Pada Target
Dosen Magister Ekonomi Terapan Unika Atma Jaya, YB. Suhartoko mengatakan, jika yang dialihkan adalah anggaran yang tidak produktif, tidak begitu masalah. Anggaran yang tidak produktif berkaitan dengan tumpang tindih anggaran antar lembaga, sengaja diperbesar, padahal kebutuhannya jauh lebih kecil, bukan suatu yang tingkat urgensinya tinggi.
“Berkaitan dengan MBG untuk meningkatkan kualitas SDM sebenarnya merupakan tujuan jangka panjang dan perlu difokuskan siapa targetnya,” kata Suhartoko.
Sementara itu, pemerhati isu kemiskinan Sustainability Learning Center (SLC), Hafidz Arfandi sepakat efisiensi anggaran difokuskan untuk mendorong kelancaran program MBG demi meningkatkan daya siang generasi muda menuju Indonesia emas 2045.
Sebaiknya Anda baca juga:
Agar MBG lebih efektif katanya, sebelum mendapat guyuran anggaran jumbo, perlu ditunjukan dulu tata kelolanya.
“Pastikan skema MBG memberikan multiplayer effect ke masyarakat di lingkungan sekolah secara efektif, sehingga akan ada pemerataan ekonomi,” pungkas Hafidz.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!