Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Prabowo Teladani Keberanian Gus Dur Lindungi Kelompok Minoritas dari Ancaman di Tempat Ibadah

📅 Jumat, 07 Feb 2025, 01:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Prabowo Teladani Keberanian Gus Dur Lindungi Kelompok Minoritas dari Ancaman di Tempat Ibadah Doc: ANTARA/Livia Kristianti
Ket. Presiden RI Prabowo Subianto berpidato dalam puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) Ke-102 Nahdlatul Ulama (NU) di Istora, Jakarta, Rabu (5/2).

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan dirinya meneladani kepemimpinan Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang berani melindungi kelompok minoritas dengan menjaga tempat-tempat ibadah mereka saat terjadi ancaman.

Saat memberikan arahan pada Puncak Hari Lahir (Harlah) Ke-102 Nahdlatul Ulama (NU) di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (5/2) malam, Prabowo mengapresiasi kenangan fotonya bersama Gus Dur dalam acara tersebut.

“Saya kira ada suatu hal yang unik bahwa pada zaman Gus Dur. Kalau ada kelompok minoritas yang diancam oleh kelompok-kelompok radikal, justru NU-lah yang tampil menjaga tempat-tempat ibadah tersebut,” kata Prabowo dalam sambutannya.

Menurut Prabowo, Gus Dur merupakan salah satu pemimpin yang patut diteladani karena komitmennya untuk mewakili Islam dalam moderasi yang membawa kesejukan dan perdamaian.

Karena keberanian Gus Dur yang melindungi kaum minoritas, Prabowo pun mengungkapkan bahwa dirinya yang juga Ketua Umum Gerindra memerintahkan anggotanya untuk menjaga gereja dan wihara saat ada ancaman bom terhadap umat tertentu.

“Saya pun waktu saya menjadi Ketua Umum Gerindra, saya ingat contoh Gus Dur waktu ada peristiwa beberapa gereja, beberapa wihara diancam mau dibom. Saya pun perintahkan Gerindra untuk menjaga gereja-gereja dan wihara-wihara tersebut,” kata Prabowo.

Kepala Negara lantas mengajak pejabat pemerintah, termasuk menteri di Kabinet Merah Putih, untuk mencontoh sifat berani yang dimiliki Gus Dur, dengan berani mengoreksi diri, berani membangun pemerintahan yang bersih, bebas dari penyelewengan dan korupsi.

Meskipun Gus Dur pada masa itu kurang populer, kata Prabowo, kini banyak yang meneladani sifat Gus Dur karena keberaniannya itu.

Adapun puncak peringatan Harlah Ke-102 NU berlangsung di Istora Senayan, Jakarta Pusat mengambil tema Bekerja Bersama Umat untuk Indonesia Maslahat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Tiongkok Luncurkan Satelit ...
Luar Negeri
Qatar Dorong Negara Teluk H...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.