Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sultan HB X Minta Tanah Kas Desa Dioptimalkan demi Tingkatkan Perekonomian

📅 Kamis, 30 Nov 2023, 06:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sultan HB X Minta Tanah Kas Desa  Dioptimalkan demi Tingkatkan Perekonomian Doc: jogjaprov.go.id
Ket. Sri Sultan Hamengku Buwono X, Gubernur DIY

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, meminta pemanfaatan tanah kas desa (TKD) di wilayahnya dioptimalkan untuk meningkatkan perekonomian serta menekan angka kemiskinan di masyarakat.

Sultan HB X di acara High Level Meeting TPID DIY di Yogyakarta, Selasa (28/11), mengatakan optimalisasi pemanfaatan TKD bisa dilakukan dengan didukung dana keistimewaan (danais). "Semuanya harus dipersiapkan jangan sampai ketika kami memberikan dana itu, karena tidak ada program yang matang kemudian dana itu dikembalikan dengan alasan belum siap," kata Sultan.

Sultan menekankan bahwa penggunaan dana keistimewaan harus diiringi dengan rancangan-rancangan program yang tepat, sehingga ketika dana tersebut turun, masyarakat tahu harus berbuat apa dengan dana itu.

Gubernur DIY itu juga mendorong pemanfaatan TKD melalui sistem sewa oleh warga miskin dan penganggur untuk dikelola sebaik-baiknya. Selain memanfaatkan TKD, Sultan juga mendorong pengembangan Lumbung Matraman agar mampu menambah penghasilan masyarakat.

Menurut Sultan, dua langkah tersebut dapat diupayakan untuk menekan angka kemiskinan serta meningkatkan ketahanan pangan di DIY.

Dengan begitu, dia meyakini secara otomatis inflasi di DIY dapat ditekan dengan baik, karena inflasi banyak dipengaruhi oleh faktor pangan dan daya beli masyarakat.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik DIY, Herum Fajarwati, menjelaskan inflasi di Yogyakarta hingga Oktober 2023 sebesar 2,44 persen. Angka itu berada di atas inflasi nasional yang berada di angka 1,80 persen.

Menurut dia, dalam pengendalian inflasi perlu diperhatikan komoditas yang memiliki bobot atau andil yang besar seperti komoditas beras dan komoditas yang memiliki gejolak harga yang tinggi atau fluktuatif seperti komoditas aneka cabai. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.