Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS Tinjau Keamanan DeepSeek

📅 Kamis, 30 Jan 2025, 01:10 WIB | Oleh:
AS Tinjau Keamanan DeepSeek Doc: istimewa
Ket. Pemerintah Amerika Serikat (AS) tengah menyelidiki dampak keamanan nasional dari kemajuan kecerdasan buatan (AI) yang dikembangkan oleh perusahaan Tiongkok

WASHINGTON – Pemerintah Amerika Serikat (AS) tengah menyelidiki dampak keamanan nasional dari kemajuan kecerdasan buatan (AI) yang dikembangkan oleh perusahaan Tiongkok, DeepSeek Berikut dikonfirmasi oleh Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt pada Selasa (28/1).

Ia mengatakan bahwa AS menyelidiki implikasi keamanan nasional dari aplikasi kecerdasan buatan Tiongkok, DeepSeek, sementara kepala kripto Presiden Donald Trump mengatakan ada kemungkinan pencurian kekayaan intelektual telah terjadi.

“Ini adalah seruan untuk industri AI Amerika,” tambahnya, menggemakan komentar Trump sehari sebelumnya sambil juga mengatakan Gedung Putih berupaya untuk “memastikan dominasi AI Amerika”.

Dikutip dari The Straits Times, investor menjual saham teknologi di seluruh dunia pada 27 Januari karena kekhawatiran munculnya model AI asal Tiongkok yang berbiaya rendah dan akan mengancam dominasi pasar para pemimpin AI yang berbasis di AS seperti OpenAI dan Google Alphabet.

Kepala AI dan kripto Gedung Putih, David Sacks ditanya di Fox News apakah ada pencurian kekayaan intelektual yang terlibat dalam kebangkitan DeepSeek.

"Ya, itu mungkin. Ada teknik dalam AI yang disebut distilasi, yang akan sering Anda dengar, dan itu adalah saat satu model belajar dari model lain," kata Sacks dalam wawancara tersebut.

"Saya pikir salah satu hal yang akan Anda lihat selama beberapa bulan ke depan adalah perusahaan AI terkemuka kami mengambil langkah-langkah untuk mencoba dan mencegah distilasi... Itu pasti akan memperlambat beberapa model peniru ini," tambahnya.

Selama pemerintahannya, mantan presiden Joe Biden memberlakukan berbagai pembatasan ekspor pada chip AI dan peralatan yang digunakan untuk membuatnya, dengan harapan dapat menghambat pengembangan AI di Tiongkok.

Lebih Murah

Trump mengatakan pada tanggal 27 Januari bahwa aplikasi Tiongkok tersebut seharusnya menjadi pendorong bagi perusahaan-perusahaan Amerika dan menambahkan bahwa merupakan hal yang baik bahwa perusahaan-perusahaan di Tiongkok telah menemukan metode AI yang lebih murah dan lebih cepat.

"Peluncuran DeepSeek AI dari perusahaan Tiongkok seharusnya menjadi peringatan bagi industri kita bahwa kita perlu berfokus penuh untuk bersaing demi menang," kata Trump.

Pada tanggal 28 Januari, Sacks mengatakan kepada Fox News bahwa perusahaan-perusahaan AI Amerika “sedikit teralihkan perhatiannya” dan “mungkin sedikit berpuas diri.”

Trump mengatakan, para pemimpin Tiongkok telah memberitahunya bahwa AS memiliki ilmuwan paling cemerlang di dunia, dan ia mengindikasikan bahwa jika industri Tiongkok dapat menghasilkan teknologi AI yang lebih murah, perusahaan-perusahaan AS akan mengikutinya.

"Kami selalu punya ide. Kami selalu menjadi yang pertama. Jadi menurut saya itu hal yang positif, itu bisa jadi perkembangan yang sangat positif. Jadi, daripada menghabiskan miliaran dan miliaran, Anda akan menghabiskan lebih sedikit, dan Anda akan menemukan, mudah-mudahan, solusi yang sama," kata Trump.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

52 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.