Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korsel Blokir Akses DeepSeek ke Komputer Kerja Militer

📅 Kamis, 06 Feb 2025, 09:30 WIB | Oleh:
Korsel Blokir Akses DeepSeek ke Komputer Kerja Militer Doc: AFP
Ket. Korea Selatan bersama Prancis, Australia dan Italia memblokir akses DeepSeek ke komputer lembaga pemerintah.

SEOUL - Kementerian Pertahanan dan Kementerian Perdagangan Korea Selatan memblokir akses DeepSeek ke komputer kerja pada Kamis (6/2), menyusul permintaan dari pengawas data agar perusahaan rintisan AI Tiongkok tersebut mengklarifikasi bagaimana mereka mengelola informasi pengguna.

DeepSeek meluncurkan chatbot R1 bulan lalu, mengklaim bahwa chatbot tersebut setara dengan kapasitas pembuat terobosan kecerdasan buatan di Amerika Serikat dengan investasi yang jauh lebih kecil.

Korea Selatan, bersama negara-negara seperti Prancis dan Italia, telah mengajukan pertanyaan tentang praktik data DeepSeek, mengajukan permintaan tertulis untuk informasi tentang bagaimana perusahaan menangani informasi pengguna.

Kementerian Pertahanan Korsel mengatakan telah memblokir DeepSeek dari komputer militer yang terhubung ke internet. Sementara Kementerian Perdagangan mengatakan akses telah dibatasi sementara pada semua PC di dalam kementerian tersebut.

"Langkah-langkah pemblokiran DeepSeek telah diterapkan khususnya untuk PC yang berhubungan dengan pekerjaan militer dengan Internet," kata seorang pejabat kementerian kepada AFP.

Kementerian Perdagangan mengatakan DeepSeek belum menanggapi pertanyaan lembaga pengawas data tersebut.

"Kami telah memblokir DeepSeek untuk sementara karena tidak menanggapi pertanyaan Komisi Perlindungan Informasi Pribadi," kata seorang pejabat Kementerian Perdagangan kepada AFP.

Minggu lalu, Italia meluncurkan penyelidikan terhadap model R1 DeepSeek dan memblokirnya dari memproses data pengguna Italia.

Australia juga telah melarang DeepSeek dari semua perangkat pemerintah atas saran badan keamanan.

DeepSeek mengatakan pihaknya menggunakan chip H800 yang kurang canggih, yang diizinkan untuk dijual ke Tiongkok hingga 2023 di bawah kontrol ekspor AS, untuk menggerakkan model pembelajaran besarnya.

Raksasa chip Korea Selatan Samsung Electronics dan SK Hynix adalah pemasok utama chip canggih yang digunakan dalam server AI.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Terus Anjlok, RUU Migas Dituntut Hentikan Tren Penurunan Lifting Minyak
    Preview komentar:
    Berapa WA Neo Bank. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
    Berapa WA Neo Bank. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
  • Ogah Latih Timnas Senior! Timo Scheunemann Bongkar Alasan Mengejutkan di Balik Keputusannya!
    Preview komentar:
    Berapa WA Bank Neo. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
    Berapa WA Bank Neo. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
  • Bogor Barat Bakal Punya Kereta Baru, 6 Stasiun Siap Dibangun dari Parung Panjang ke Jasinga
    Preview komentar:
    Nomor WhatsApp resmi Neobank. Ini dia, WhatsApp resmi ...
    Nomor WhatsApp resmi Neobank. Ini dia, WhatsApp resmi ...
Megapolitan
Wisatawan ke Bogor Bakal Di...
Nasional
Surplus Beras Harus Diikuti...
Luar Negeri
Trump Kritik Kanada, Perang...
Nasional
Pengendalian Polusi Jabodet...
Nasional
RI Pacu Pembangunan PLTS 30...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.