Populasi Tiongkok Makin Menyusut, Dua Faktor Ini Penyebabnya
📅 Jumat, 17 Jan 2025, 14:30 WIB | Oleh: Lili LestariHe Yafu, demografer independen di Tiongkok, memperkirakan peningkatan angka kelahiran terjadi karena para wanita menunda memiliki anak selama pandemi Covid-19. Terjadi pula peningkatan angka pernikahan pada tahun 2023 dan 2024, Tahun Naga yang penuh keberuntungan.
Namun, "tren umum penurunan populasi total tidak akan berubah", katanya kepada AFP.
"Kecuali jika kebijakan yang kuat untuk mendorong kelahiran diterapkan... proporsi populasi lansia akan terus meningkat."
Para pejabat mengatakan pada bulan September bahwa mereka akan menaikkan usia pensiun resmi secara bertahap, yang ditetapkan pada usia 60 tahun dan termasuk usia terendah di dunia. Usia tersebut tidak pernah dinaikkan selama beberapa dekade.
Sebaiknya Anda baca juga:
Peraturan tersebut berlaku mulai 1 Januari.
Usia pensiun di Tiongkok sebelumnya ditetapkan pada saat kelangkaan dan kemiskinan menyebar luas, sebelum reformasi pasar membawa kekayaan komparatif dan perbaikan pesat dalam gizi, kesehatan, dan kondisi kehidupan.
Ekonomi terbesar kedua di dunia ini kini harus berjuang melawan pertumbuhan yang melambat, sementara populasi yang menua dengan cepat dan menurunnya jumlah bayi telah menambah tekanan pada sistem pensiun dan kesehatan publik.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!