Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DKLH Bali larang mendaki ke Gunung Agung selama cuaca ekstrem

📅 Minggu, 12 Jan 2025, 16:00 WIB | Oleh:
DKLH Bali larang mendaki ke Gunung Agung selama cuaca ekstrem Doc: ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Ket. Ilustrasi - Pemandangan Gunung Agung dan Pantai Jemeluk di Amed di kala senja menjadi salah satu daya tarik wisata di Kabupaten Karangasem, Bali, Sabtu (18/11/2024)

Denpasar -- Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH) Bali mengeluarkan larangan resmi melakukan pendakian ke Gunung Agung, Kabupaten Karangsem.

Pelaksana Tugas (PLt) Kepala Dinas KLH Bali I Made Rentin dalam keterangan resmi di Denpasar, Sabtu, mengatakan larangan ini berlaku selama kondisi cuaca ekstrem.

Pengumuman yang diluncurkan melalui Surat Edaran (SE) Nomor B.24.500.4.1/95/UPTD.KPHBT/DKLH Tahun 2025 tentang Pencegahan Risiko Pendakian ke Gunung Agung Pada Kondisi Cuaca Ekstrem ini berangkat dari laporan berbagai pihak mengenai peningkatan risiko keselamatan akibat hujan deras dan badai di kawasan puncak kawah Gunung Agung.

“Para pendaki diimbau untuk tidak melakukan aktivitas pendakian ke Gunung Agung pada saat cuaca buruk, seperti hujan lebat, badai, atau potensi cuaca ekstrem lainnya yang dapat membahayakan keselamatan,” kata Rentin.

Pada poin kedua Dinas KLH Bali memberikan opsi, apabila pendaki tetap ingin naik ke Gunung Agung diwajibkan menggunakan jasa pemandu lokal karena sudah berpengalaman dan memiliki pengetahuan mengenai jalur pendakian serta kondisi lingkungan.

Selanjutnya pendaki diminta mematuhi seluruh aturan yang berlaku serta mengikuti arahan dari petugas di pos pendakian untuk memastikan keselamatan selama perjalanan.

Rentin mengarahkan agar masyarakat pendaki dan wisatawan mengikuti informasi mengenai kondisi cuaca dari BMKG dan keselamatan pendakian harus selalu diperhatikan.

“Sosialisasi kepada masyarakat dan pendaki mengenai potensi risiko juga menjadi prioritas untuk meminimalkan kejadian yang tidak diinginkan,” ucapnya.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan Bali Timur Made Maha Widyartha ditunjuk sebagai narahubung, dimana ia dapat dihubungi melalui nomor telepon 08125651052 untuk memberikan informasi lebih lanjut.

“Kami berharap seluruh pihak terkait dapat mendukung dan melaksanakan imbauan ini dengan penuh tanggung jawab,” ujar Rentin.

Untuk menegakkan Integritas, Pemprov Bali dalam arahannya ini mengklaim tidak menerima pemberian dalam bentuk apapun kepada perorangan maupun lembaga.

“Apabila ada penyimpangan yang dilakukan oleh pegawai kami saat menerima layanan, agar melaporkan dengan dilengkapi bukti autentik melalui www.lapor.go.id,” kata Rentin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Open Base Lanud Hang Nadim

6 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Open Base Lanud Hang Nadim
Ekonomi
Pemasangan jaring untuk pro...
Nasional
Kapal Qi Jiguang dan Kunlun...

Karapan sapi di Bangkalan Madura

10 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Karapan sapi di Bangkalan M...
Rona
Pameran seni rupa karya sen...
Megapolitan
Pendaftaran Kartu Layanan G...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...
Megapolitan
Pemprov DKI hentikan sistem...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.