Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS Upayakan Capai Gencatan Senjata Gaza Dalam Dua Pekan

📅 Selasa, 07 Jan 2025, 01:00 WIB | Oleh:
AS Upayakan Capai Gencatan Senjata Gaza Dalam Dua Pekan Doc: AFP/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS
Ket. Menlu AS, Antony Blinken (kiri) saat pertemuannya dengan Utusan Khusus PBB untuk Suriah di Kota pesisir Laut Merah,Yordania, Aqaba, beberapa waktu lalu.

ISTANBUL - Pemerintah Amerika Serikat (AS) di bawah Presiden Joe Biden sedang bekerja intensif untuk mencapai gencatan senjata di Gaza, dalam dua pekan mendatang, ungkap Menteri Luar Negeri Antony Blinken pada Senin (6/1).

“Kami sangat ingin menyelesaikan ini dalam dua pekan ke depan,” kata Blinken dalam konferensi pers di Seoul, Korea Selatan, merujuk pada 20 Januari, ketika pemerintahan Biden akan meninggalkan Gedung Putih.

Seperti dikutip dari Antara, Blinken mengatakan telah terjadi peningkatan keterlibatan, termasuk oleh kelompok perjuangan kemerdekaan Palestina, Hamas, untuk mencapai kesepakatan, “tetapi kami belum melihat kesepakatan pada sejumlah butir akhir.”

Blinken mengunjungi Korea Selatan selama dua hari, dalam rangka mengadakan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Cho Tae-yul, sebagai bagian dari kunjungan terakhirnya sebelum pelantikan Presiden AS terpilih, Donald Trump, pada 20 Januari mendatang. Kedua menlu tersebut mengadakan konferensi pers bersama di Seoul, Korsel.

“Kami membutuhkan Hamas untuk membuat keputusan akhir yang diperlukan guna menyelesaikan kesepakatan, yang pada dasarnya akan mengubah situasi untuk para sandera, membebaskan mereka; memberikan bantuan kepada masyarakat Gaza; dan untuk kawasan secara keseluruhan, menciptakan peluang untuk bergerak maju menuju sesuatu yang lebih baik, lebih aman bagi semua pihak yang terlibat,” ujar Blinken.

“Jika kami tidak berhasil menyelesaikan ini (gencatan senjata) dalam dua pekan ke depan, saya yakin hal ini akan tercapai pada suatu waktu, semoga lebih cepat dari yang diharapkan,” tambahnya.

Pertukaran Tawanan

Sementara itu, faksi-faksi Palestina akan merundingkan kesepakatan pertukaran tawanan dengan kepala badan intelijen Israel, Mossad, David Barnea.

Kepala badan intelijen Israel itu dijadwalkan berangkat ke Doha pada Senin (6/1) untuk berpartisipasi dalam pembicaraan tersebut, menurut laporan media penyiaran publik Israel, KAN, pada Minggu (5/1).

Mengutip sumber yang namanya dirahasiakan, KAN menyampaikan, "Barnea akan melakukan perjalanan ke Doha pada Senin untuk ambil bagian dalam negosiasi kesepakatan pertukaran."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PBNU Minta Arahan Menkeu So...
Nasional
Istana Umumkan Pelantikan S...
Megapolitan
Pemkot Bogor Bakal Tata Sej...
Daerah
BMKG Ingatkan Warga NTB unt...
Daerah
Tim Gabungan Gagalkan Pengi...
Nasional
PT Pertamina Patra Niaga Ba...

Cek Kesehatan Gratis di Sigi Jangkau 19,33 Persen Warga

38 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Cek Kesehatan Gratis di Si...
Mundur dari Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Temui Prabowo

Mundur dari Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Temui Prabowo

22 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.