Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pilih Mana, Bekerja Sesuai “Passion” atau Gaji Besar?

📅 Senin, 06 Jan 2025, 06:20 WIB | Oleh: Tim Penulis

1. Melakukan passion di luar
jam kerja

Bekerja yang tidak sesuai passion bisa saja menjemukan. Nah, salah satu hal yang dapat mengisi energi kembali adalah melakukan passion-mu.

Anda sangat mungkin mengasah minat dan bakat di luar jam kerja seperti di malam hari atau bahkan akhir pekan. Hal itu memang akan mengorbankan waktu istirahat. Meski demikian, dengan begitu, tidak menutup kemungkinan Anda mendapatkan penghasilan lebih karena keseriusan mengasah passion tersebut.

2. Perencanaan finansial
yang matang

Hal lain yang bisa dilakukan kala bekerja tak sesuai passion atau berfokus pada gaji adalah Anda perlu merencanakan keuangan dengan matang. Tak sedikit orang yang rela bekerja, selain untuk memenuhi kebutuhannya, juga untuk membiayai passion-nya.

Anda bisa menyisihkan sedikit penghasilan untuk membeli alat hiking atau kamera baru untuk mengasah kemampuan di bidang yang dicintai. Hal ini selain sebagai kepuasan diri, juga dapat meningkatkan kemampuanmu yang sesuai dengan passion.

Tak hanya itu, dengan merencanakan keuangan dengan matang, Anda dapat memutuskan untuk keluar dari pekerjaan dan mengejar passion ketika kondisi finansial sudah aman.

3. Kompromi dengan keadaan

Selanjutnya, ketika Anda bekerja tak sesuai passion, yang dapat dilakukan adalah berkompromi dengan keadaan. Anda bisa meniti karier awal yang sangat jauh dari apa yang disenangi. Kemudian, gunakan kesempatan tersebut untuk mendapatkan berbagai pengetahuan, serta network yang bisa mengantarkan Anda pada pekerjaan yang sesuai dengan passion-mu.

Terdapat sebuah konsep yang disebut Ikigai, yang intinya adalah pekerjaan yang Anda lakukan, beririsan dengan passion saat ini. Anda mungkin tidak bekerja sesuai passion, namun pekerjaan Anda cukup banyak mengakomodasi sesuatu yang dalam bahasa Indonesia kerap disebut renjana itu.

Oleh karenanya, Anda harus mengetahui pekerjaan seperti apa yang saat ini sedang dibutuhkan yang juga dapat mengakomodasi passion Anda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Daerah
NTT Kembali Diguncang Gempa...
Nasional
KPK Usut Izin WNA, Dugaan K...
Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.