Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pilih Mana, Bekerja Sesuai “Passion” atau Gaji Besar?

📅 Senin, 06 Jan 2025, 06:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pilih Mana, Bekerja Sesuai “Passion” atau Gaji Besar? Doc: Istimewa

Pertanyaan:

Bu Rossa, saya fresh graduate dari universitas negeri di Jakarta. Saya lulus dari jurusan ekonomi manajemen dengan predikat cum laude. Keluarga dan teman-teman menyarankan untuk bekerja di perusahaan multinasional yang menawarkan gaji tinggi, namun saya sejak dulu ingin menjadi fotografer.

Bagaimana menurut Bu Rossa? Apa saja yang perlu saya pertimbangkan sebelum memilih? Mohon saran dan masukannya Bu.

Jawaban:

Memilih pekerjaan yang sesuai passion atau gaji besar sering kali menjadi sebuah dilema. Ini banyak dihadapi terutama untuk para pencari kerja berusia muda.

Pada umumnya, anak muda memiliki semangat besar untuk mengejar passion-nya. Namun, kenyataan yang sering dihadapi adalah passion yang selama ini dikejar ternyata tidak bisa mencukupi kebutuhannya. Oleh karena itu, banyak yang akhirnya meninggalkan passion-nya dan bekerja untuk mendapatkan gaji yang sesuai.

Berikut ini akan dibahas berbagai pertimbangan sebelum memutuskan bekerja sesuai passion atau gaji.

Bersumber dari Psychology Today, passion adalah sesuatu yang mendorong Anda melakukan sesuatu yang membuatmu puas dan senang dalam melakukannya. Pada umumnya, passion ditemukan saat usia muda.

Oleh karena itu, sering kali di usia muda seseorang melakukan berbagai aktivitas yang membuat mereka senang melakukannya, misalnya bermusik, olahraga, atau kegiatan lainnya. Kegiatan-kegiatan seperti itu menyenangkan untuk dilakukan. Bahkan tak jarang ada orang yang cukup dikenal karena keseriusannya mengasah passion.

Permasalahan kemudian muncul ketika para pemuda menyadari ada hal-hal yang tak bisa diraih jika hanya mengandalkan passion saja. Sering ditemukan, seseorang yang memiliki passion sebagai seniman, akhirnya meninggalkan dunia tersebut dan memilih bekerja yang jauh dari passion-nya. Faktanya pula, berbagai pekerjaan dengan gaji tinggi justru tidak selalu mengakomodasi berbagai passion yang ada.

Penelitian yang dilakukan oleh Seek menunjukkan bahwa 60 persen responden merasa tidak menikmati pekerjaan. Lebih lanjut, 54 persen orang menyatakan bahwa kebahagiaan dalam bekerja lebih penting ketimbang gaji yang didapat. Namun, meninggalkan pekerjaan Anda secara serta-merta untuk passion bukanlah hal yang baik pula.

Berlawanan dengan yang disampaikan Seek, Huffington Post justru menyatakan bahwa bekerja sesuai passion merupakan pilihan yang buruk untuk masa depan. Fakta ini didukung oleh kenyataan bahwa kebutuhan semakin meningkat, namun persaingan kerja juga semakin sulit. Pada akhirnya, bekerja sesuai passion akan dapat dilakukan ketika Anda dapat memenuhi kebutuhan finansial dengan baik.

Pada saat ini, bisa dibilang orang yang bisa bekerja sesuai dengan hal yang paling ia cintai adalah orang yang sangat beruntung. Boleh jadi, ia tak mengalami dilema seperti kebanyakan orang yang harus memilih kerja sesuai passion atau gaji besar.

Namun, jika Anda bukanlah salah satu orang yang beruntung tersebut, dapat melakukan hal-hal berikut:

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.