PM Jerman Kutuk Serangan yang Menewaskan 5 Orang dan Melukai 200 Orang di Pasar Natal
📅 Minggu, 22 Des 2024, 09:00 WIB | Oleh: Tim PenulisHarian Bild mengatakan bahwa tes narkoba awal terbukti positif ketika polisi menggunakan alat uji yang dapat mendeteksi narkotika termasuk ganja, kokain, dan metamfetamin. Pihak berwenang tidak segera mengonfirmasi hal ini.
Kesedihan dan Kemarahan
Rekaman video CCTV menunjukkan sebuah mobil BMW hitam melaju dengan kecepatan tinggi dan langsung menerobos kerumunan massa yang padat, melindas atau menghamburkan orang-orang di antara kios-kios yang menjual makanan ringan, kerajinan tangan, dan anggur hangat tradisional.
Polisi mengatakan kendaraan itu melaju "sedikitnya 400m melintasi pasar Natal".
Sebaiknya Anda baca juga:
Kesedihan dan kemarahan yang dipicu oleh pembantaian tersebut, seorang anak kecil termasuk di antara mereka yang terbunuh, tampaknya akan mengobarkan perdebatan sengit tentang imigrasi.
Pemimpin partai sayap kanan Alternatif untuk Jerman (AfD), Alice Weidel, yang berfokus pada serangan jihad dalam kampanyenya melawan imigran, menulis di X: "Kapan kegilaan ini akan berhenti?"
"Apa yang terjadi hari ini memengaruhi banyak orang. Ini sangat memengaruhi kami," kata Fael Kelion, warga Kamerun berusia 27 tahun yang tinggal di kota itu, kepada AFP.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Saya pikir karena (tersangka) orang asing, masyarakat akan tidak senang, kurang ramah," katanya.
Michael Raarig, 67, seorang insinyur, mengungkapkan kesedihannya di lokasi kejadian, mengatakan kepada AFP bahwa "Saya sedih, saya terkejut. Saya tidak akan pernah percaya ini bisa terjadi, di sini, di kota provinsi Jerman Timur".
Ia yakin serangan itu "akan menguntungkan AfD" yang memiliki dukungan terkuat di Jerman Timur yang sebelumnya komunis.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!