Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menlu Russia Sebut Situasi antara Iran dan AS Sangat Rawan Konflik

📅 Jumat, 06 Feb 2026, 08:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menlu Russia Sebut Situasi antara Iran dan AS Sangat Rawan Konflik Doc: ANTARA/Xinhua
Ket. Menteri Luar Negeri Russia Sergei Lavrov.

MOSKOW - Situasi antara Iran dan Amerika Serikat sangat rawan konflik, kata Menteri Luar Negeri Russia Sergei Lavrov dalam sebuah wawancara dengan Russia Today pada hari Kamis.

"Saat ini, kami tidak menempatkan diri sebagai mediator antara Iran, Israel, dan AS. Dalam kontak kami dengan mereka, kami hanya membahas perkembangan yang terjadi," ujar Lavrov, seraya menyampaikan bahwa sebagai mitra dekat Iran, Russia secara cermat memantau situasi yang sedang berkembang.

Dia mengatakan bahwa Russia siap berkontribusi untuk deeskalasi ketegangan dan memastikan kepatuhan pada kesepakatan yang ada.

"Ada terlalu banyak bom waktu yang bisa meledak akibat langkah ceroboh. Pihak Iran dan Israel tahu bahwa kami siap memfasilitasi implementasi kesepakatan apa pun yang mungkin tercapai," imbuh Lavrov.

Sebelumnya, outlet berita yang berbasis di AS, Axios, melaporkan bahwa negosiasi nuklir antara Washington dan Teheran akan digelar di Oman pada Jumat (6/2).

Pada akhir Januari, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa sebuah "armada besar" sedang bergerak menuju Iran, dan berharap Teheran akan hadir di meja perundingan dan mencapai kesepakatan yang "adil dan setara", yang akan mencakup penyerahan penuh senjata nuklir.

Iran telah menegaskan bahwa pihaknya tidak berupaya memiliki senjata nuklir, dan mempertahankan haknya atas teknologi nuklir untuk tujuan damai.

Lima putaran perundingan nuklir AS-Iran berakhir tanpa hasil pada 2025, dikarenakan operasi militer Israel terhadap Iran dan serangan militer AS terhadap fasilitas-fasilitas nuklir Iran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.