Ini Ciri-ciri Rambut Rontok Akibat Kanker
📅 Jumat, 06 Des 2024, 18:35 WIB | Oleh: Tim Penulis4. Tekstur Rambut Berubah
Selain jumlah rambut yang berkurang, tekstur rambut juga bisa mengalami perubahan. Rambut bisa menjadi lebih tipis, kering, dan mudah patah. Rambut yang sebelumnya lembut dan berkilau bisa menjadi kasar dan kusam.
Perubahan tekstur rambut ini bisa disebabkan oleh kerusakan pada folikel rambut akibat kemoterapi.
5. Munculnya Bercak Botak
Sebaiknya Anda baca juga:
Salah satu tanda yang paling jelas dari rambut rontok akibat kemoterapi adalah munculnya bercak-bercak botak di kulit kepala. Bercak botak ini bisa berukuran kecil atau besar, tergantung pada tingkat keparahan kerontokan rambut.
Dalam beberapa kasus, seluruh rambut di kepala bisa rontok sehingga kepala menjadi botak. Munculnya bercak botak ini tentu saja bisa sangat memengaruhi penampilan dan kepercayaan diri penderita kanker.
Tips Mengatasi Rambut Rontok Akibat Kanker
Sebaiknya Anda baca juga:
1. Jaga Kebersihan Kulit Kepala
Menjaga kebersihan kulit kepala sangat penting untuk mencegah infeksi dan mengurangi ketidaknyamanan. Cuci rambut secara teratur dengan sampo yang lembut dan bebas dari bahan kimia keras.
Hindari menggaruk kulit kepala terlalu keras karena dapat menyebabkan iritasi. Pilihlah sisir atau sikat berbulu lembut untuk mengurangi gesekan pada kulit kepala.
2. Hindari Gaya Rambut yang Ketat
Gaya rambut yang ketat seperti ponytail atau kepangan dapat menarik-narik rambut dan folikel rambut, sehingga memperparah kerontokan. Sebaiknya pilih gaya rambut yang longgar atau ikat rambut dengan lembut.
Hindari menggunakan alat styling rambut yang menggunakan panas berlebihan, seperti catok atau curling iron, karena dapat merusak rambut yang sudah lemah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!