Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini Ciri-ciri Rambut Rontok Akibat Kanker

📅 Jumat, 06 Des 2024, 18:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini Ciri-ciri Rambut Rontok Akibat Kanker Doc: Antara/HO
Ket. Pengobatan kanker seperti kemoterapi, dirancang untuk menyerang sel-sel yang tumbuh cepat, termasuk sel kanker dan folikel rambut, sehingga menyebabkan kerusakan pada rambut.

Jakarta - Rambut rontok seringkali menjadi salah satu efek samping yang paling terlihat dari pengobatan kanker, khususnya kemoterapi.

Namun, tidak semua rambut rontok disebabkan oleh kanker. Untuk itu, penting bagi kita untuk mengetahui ciri-ciri spesifik rambut rontok akibat kanker.

Mengapa Rambut Rontok Saat Mengalami Kanker?

Pengobatan kanker seperti kemoterapi, dirancang untuk menyerang sel-sel yang tumbuh cepat, termasuk sel kanker. Sayangnya, folikel rambut juga merupakan sel yang tumbuh cepat. Akibatnya, obat-obatan kemoterapi dapat merusak folikel rambut dan menyebabkan rambut rontok.

Ciri-Ciri Rambut Rontok Akibat Kanker

1. Rambut Rontok Secara Bertahap

Dikutip dari pafikabflorestimur.org dan sumber lainnya, kerontokan rambut akibat kemoterapi biasanya tidak terjadi secara tiba-tiba. Prosesnya bertahap dan cenderung semakin intensif seiring berjalannya pengobatan.

Awalnya, Anda mungkin hanya menemukan beberapa helai rambut rontok saat menyisir atau keramas. Namun seiring waktu, jumlah rambut yang rontok akan semakin banyak. Kondisi ini bisa sangat mengkhawatirkan bagi penderita kanker, tetapi penting untuk diingat bahwa ini adalah efek samping yang umum dari kemoterapi.

2. Kerontokan Terjadi di Seluruh Tubuh

Rambut tidak hanya rontok di kepala, tetapi juga di bagian tubuh lainnya. Alis, bulu mata, rambut kemaluan, dan rambut di tubuh bisa mengalami penipisan atau bahkan rontok total.

Hal ini disebabkan karena kemoterapi menyerang sel-sel yang tumbuh cepat, termasuk folikel rambut di seluruh tubuh. Kerontokan rambut di bagian tubuh lain ini bisa memberikan dampak psikologis yang cukup besar bagi penderita kanker.

3. Rambut Rontok Dimulai dari Area Tertentu

Pola kerontokan rambut akibat kemoterapi bisa bervariasi pada setiap individu. Beberapa orang mungkin mengalami kerontokan yang merata di seluruh kepala, sementara yang lainnya hanya mengalami kerontokan di area tertentu.

Misalnya, rambut di bagian depan atau samping kepala bisa lebih dulu rontok dibandingkan dengan bagian belakang. Pola kerontokan ini bisa berbeda-beda tergantung pada jenis obat kemoterapi yang digunakan dan dosis yang diberikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Megapolitan
Gebyar Bunga Rawa Belong Pe...

Pertama di Indonesia, PON Dilaksanakan di Pinggir Pantai

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pertama di Indonesia, PON D...
Ekonomi
MagangHub Jadi Jembatan Fre...

Rupiah Masih Rentan - 04 September 2026

1.5 jam yang lalu | Oka Wahyu

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 04 Se...
Advertisement
PT KAI Gelar Promo Diskon Tiket hingga 30 Persen di KAI EXPO 2026

PT KAI Gelar Promo Diskon Tiket hingga 30 Persen di KAI EXPO 2026

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.