Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kenali Gejala Kanker pada Anak

📅 Kamis, 15 Feb 2024, 23:13 WIB | Oleh:
Kenali Gejala Kanker pada Anak Doc: antara

Ahli hematologi dan onkologi anak dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr.Cipto Mangunkusumo (RSCM) Dr. dr. Murti Andriastuti, Sp.A(K) menyampaikan pentingnya mengenali gejala kanker pada anak agar serangan penyakit itu dapat dideteksi dan ditangani sejak dini.

"Meski angka kejadian kanker anak hanya lima persen dari angka kejadian keseluruhan, tetapi sel kanker ini cepat menyebar sehingga harus segera diatasi," katanya dalam acara diskusi daring yang diselenggarakan oleh RSCMdi Jakarta pada Kamis.

Ia mengatakanbahwa secara umum kanker pada anak dikelompokkan dalam dua kategori,yakni kanker darah dan kanker (tumor) padat.

Kanker darah dapat berupa gangguan dalam pembentukan sel darah di sumsum tulang sepertileukemia atau limfoma.

Leukemia adalahkanker yang memengaruhi darah dan sumsum tulang, sedangkan limfoma merupakan kanker yang memengaruhi kelenjar getah bening.

??????Murtimenjelaskan, anak yang terserang kanker darah dapat mengalami gejala berupa demam,infeksi, hingga pendarahan. Pada beberapa kasus, kanker darah juga menyebabkan nyeri tulang dan pembengkakan kelenjar getah bening.

Namun demikian,Murtimenyampaikan, anak yang mengalami gejala-gejala tersebut belum tentu terserang kanker darah.

"Gejalanya tidak spesifik dan agak sulit dikenali. Oleh karena itu harus diperiksa laboratorium lebih lanjut sesegera mungkin apakah benar gejala kanker," kata konsultan pediatrik hematologi onkologi anak tersebut.



Lebih lanjut Murti menjelaskan bahwa tumor padat yang dapat terjadi pada anak antara lain tumor otak, tumor mata, tumor pada area kepala dan leher, kanker ginjal, kanker tulang, hingga kanker hati.

Gejala tumor padat, dia melanjutkan, antara lain dapat berupa benjolan di area organ tubuh yang mengalami kanker.

Menurut dia, benjolan yang mengarah pada kanker biasanya cepat membesar,bertambah secara cepat, dandisertai gejala-gejala lain seperti penurunan berat badan akibat nafsu makan menurun.

Gejala yang lain, kata dia, bisa berupa perut yang membesar, mata menonjol, dan pembengkakan di leher atau tulang.

"Jika ditemukan gejala tersebut, apalagi kalau anak terlihat pucat dan tidak aktif, itu sebaiknya segera dibawa ke dokter. Kalau terlambat itu harus pengobatan klinis dahulu, dan itu memperlambat penanganan kanker," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.