Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Ancam Kenakan Tarif Impor 100 Persen ke BRICS

📅 Senin, 02 Des 2024, 02:10 WIB | Oleh:
Trump Ancam Kenakan Tarif Impor 100 Persen ke BRICS Doc: Jim WATSON/AFP
Ket. Presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

WASHINGTON – Presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Donald Trump, pada Sabtu (30/11), mengancam akan mengenakan tarif 100 persen kepada kelompok negara-negara BRICS (Brasil, Russia, India, China, dan South Africa) jika mereka melemahkan dollar AS.

“Kami menuntut komitmen bahwa mereka tidak akan menciptakan mata uang BRICS baru, atau mendukung mata uang lain untuk menggantikan dollar AS yang perkasa atau mereka akan menghadapi tarif 100 persen,” tulis Trump di situs web Truth Social miliknya, merujuk pada kelompok tersebut.

Seperti dikutip dari The Straits Times, pernyataan itu muncul setelah pertemuan puncak BRICS yang diadakan pada bulan Oktober di Kazan, Russia, di mana kedua negara membahas peningkatan transaksi non-dollar dan penguatan mata uang lokal.

Kelompok BRICS telah berkembang pesat sejak didirikan pada tahun 2009, dan kini mencakup negara-negara, seperti Iran, Mesir, dan Uni Emirat Arab. Secara keseluruhan, koalisi BRICS menyumbang sebagian kecil dari output ekonomi dunia.

Pada pertemuan puncak Kazan di bulan Oktober, Moskwa memperoleh deklarasi bersama yang mendorong “penguatan jaringan perbankan koresponden dalam BRICS dan memungkinkan penyelesaian dalam mata uang lokal sejalan dengan Inisiatif Pembayaran Lintas Batas BRICS.

Namun di akhir pertemuan puncak itu, Presiden Russia, Vladimir Putin,mengindikasikan bahwa sedikit kemajuan telah dicapai dalam peluncuran calon pesaing sistem pengiriman pesan keuangan Swift yang berbasis di Belgia.

“Mengenai Swift dan alternatif apa pun, kami belum menciptakan dan tidak akan menciptakan alternatif apa pun,” kata Putin kepada wartawan di akhir pertemuan puncak tersebut.

“Mengenai mata uang BRICS yang terpadu, kami belum mempertimbangkan pertanyaan itu saat ini,” tambahnya.

Agenda Proteksionis

Trump telah bersumpah untuk menjalankan agenda proteksionis, mengancam dengan tarif tinggi terhadap negara tetangga dan pesaing.

Jika negara-negara BRICS meneruskan rencana mereka, Trump memperingatkan mereka harus siap mengucapkan selamat tinggal pada penjualan produk ekonomi mereka ke AS yang luar biasa.

“Mereka bisa mencari 'orang bodoh' lain! Tidak ada peluang bahwa BRICS akan menggantikan dollar AS dalam perdagangan Internasional, dan negara mana pun yang mencoba harus mengucapkan selamat tinggal kepada Amerika,tegas Trump.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
 ​AFPI dan PWI Jajaki Kol...

Harga Cabai Rawit Rp65.000/Kg, Telur Ayam Rp25.000/Kg

59 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp65.000/...
Olahraga
Sabalenka Melenggang ke Per...
Nasional
PT KAI Alokasikan 331.463 T...
  • Jakarta Siapkan Diri Menuju Kota Berbasis AI
    Preview komentar:
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
  • Malasyia Mencak-mencak Kebakaran Jenggot Dimasukkan ke Dalam Kelas Dua Sepak Bola Asean
    Preview komentar:
    Jiran kita kejet-kejet tanpa bisa berbuat apa2
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.