Tiongkok Selidiki Keterlibatan Pejabat Militer pada Kasus Korupsi
📅 Jumat, 29 Nov 2024, 01:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: AFP/KIM Won Jin
BEIJING – Seorang pejabat tinggi militer Tiongkok, pada hari Kamis (28/11), dilaporkan telah diberhentikan sementara untuk diselidiki atas pelanggaran disiplin serius. Dia adalah pejabat senior terbaru yang jatuh dalam tindakan keras terhadap korupsi di angkatan bersenjata negara tersebut.
"Partai Komunis Tiongkok yang berkuasa telah memutuskan untuk menangguhkan Miao Hua dari tugasnya sambil menunggu penyelidikan," kata juru bicara Kementerian Pertahanan Beijing, Wu Qian, dalam jumpa pers.
Dikutip dari Yahoo News, Wu tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang tuduhan terhadap Miao, seorang laksamana dan anggota Komisi Militer Pusat atau Central Military Commission (CMC) Beijing yang kuat.
Namun, pelanggaran disiplin serius umumnya digunakan oleh pejabat di Tiongkok sebagai eufemisme untuk korupsi. Miao duduk di Komisi Militer Pusat Tiongkok bersama lima pria lainnya, termasuk Presiden Xi Jinping di puncak organisasi.Dia mengepalai Departemen Pekerjaan Politik CMC, kantor paling penting di badan militer tertinggi.
Seorang peneliti senior di Asia Society, Lyle Morris, mengatakan Miao telah digambarkan sebagai "sekutu dekat" Xi dan pendamping terpercaya antara militer dan partai.
Sebaiknya Anda baca juga:
Beijing telah meningkatkan tindakan keras terhadap dugaan korupsi di angkatan bersenjata selama setahun terakhir, dengan Xi bulan ini memerintahkan militer untuk memberantas korupsi dan memperkuat "kesiapan perang".
Gerakan Antikorupsi
Bloomberg melaporkan mengutip pejabat AS tahun ini, intensitas gerakan antikorupsi di militer sebagian didorong oleh ketakutan bahwa hal itu dapat mempengaruhi kemampuan Tiongkok untuk melancarkan perang di masa depan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pemecatan Miao menunjukkan masih tingginya korupsi dan masalah disiplin di seluruh sistem PLA, meskipun ada upaya keras yang dilakukan oleh Xi," kata seorang pakar.
"Saya pikir fakta penyelidikan ini masih dilakukan, dan dilakukan secara terbuka, meskipun reputasinya jelas tercoreng, menunjukkan tekad Xi untuk benar-benar mengatasi dan mencoba memberantasnya," kata asisten profesor di Universitas Teknologi Nanyang Singapura, Dylan Loh.
Pada pengarahan yang sama, Wu membantah laporan bahwa Menteri Pertahanan Dong Jun telah diselidiki atas tuduhan korupsi. "Laporan yang dipermasalahkan itu murni rekayasa," kata Wu.
"Para penyebar rumor itu berniat jahat. Tiongkok menyatakan ketidakpuasannya yang mendalam terhadap perilaku fitnah tersebut," tambahnya.
Seorang mantan komandan angkatan laut, Dong, diangkat menjadi Menteri Pertahanan pada bulan Desember menyusul pemecatan mendadak pendahulunya Li Shangfu, yang baru menjabat tujuh bulan.
Li kemudian dikeluarkan dari Partai Komunis karena berbagai pelanggaran, termasuk dugaan penyuapan. Sejak itu, ia tidak pernah terlihat di depan publik.Pendahulunya, Wei Fenghe, juga dikeluarkan dari partai dan diserahkan kepada jaksa atas tuduhan korupsi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!