Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UMKM Dibina untuk Menjaga Mutu dan Keamanan Pangan dalam Upaya Mendukung Makan Bergizi Gratis

📅 Kamis, 21 Nov 2024, 00:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
UMKM Dibina untuk Menjaga Mutu dan Keamanan Pangan dalam Upaya Mendukung Makan Bergizi Gratis Doc: ANTARA/HO-BSN
Ket. Kepala BSN Kukuh S Achmad (tengah) dalam pembukaan Bulan Mutu Nasional yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu (20/11/2024).

Jakarta - Badan Standardisasi Nasional membina pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terkait pentingnya standar mutu dan keamanan pangan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“BSN terus membina pelaku UMKM dan mengedukasi masyarakat terkait pentingnya standar mutu dan keamanan pangan. Hingga Oktober 2024, sebanyak 775.763 pelaku UMKM dengan 910.181 produk telah memperoleh tanda SNI Bina UMK,” kata Kepala BSN Kukuh S Achmad dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Pembinaan UMKM tersebut juga bertujuan memberikan kemudahan akses pasar dan mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi peningkatan mutu melalui standardisasi untuk pertumbuhan ekonomi dan efisiensi sumber daya.

“Kolaborasi yang luar biasa antara pemangku kepentingan menjadi kunci dalam memperkuat infrastruktur mutu nasional untuk mendukung keseimbangan pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan efisiensi sumber daya,” ujar dia.

Melalui standardisasi, ia menyatakan optimistis dapat mencapai transformasi ekonomi yang berkelanjutan dan membangun daya saing bangsa.

BSN menyelenggarakan Peringatan Bulan Mutu Nasional 2024 yang dibuka pada hari ini atas kolaborasi bersama para pemangku kepentingan.

Beberapa kegiatan yang diselenggarakan, di antaranya Indonesia Standard and Conformity Assessment Summit, Indonesia Standardization Youth Summit, Herudi Technical Committee Award, Malam Penganugerahan SNI Award, SNI Expo, serta berbagai seminar, lokakarya, dan gelar wicara.

Sebelumnya, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menyampaikan bahwa program Makan Bergizi Gratis membuka peluang besar bagi desa-desa di Indonesia menggerakkan ekonominya.

Menurut Kepala Badan Pengembangan dan Informasi (BPI) Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Kemendes PDT Ivanovich Agusta, peluang itu terbuka karena Badan Gizi Nasional menetapkan pihak yang dapat menjadi pemasok pangan program yang diinisiasi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto itu adalah koperasi dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

"Itu bisa digunakan untuk menggerakkan ekonomi rakyat jika lembaga yang ikut serta itu adalah koperasi dan BUMDes, ini kan orang desa," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Bogor Siapkan PSEL Raksasa,...
Rona
Duo Pop M2M Bakal Manggung ...

Tantangan Berat dalam Pelayanan Publik

13 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Tantangan Berat dalam Pelay...
Luar Negeri
Trump Batalkan Siaran Langs...
Advertisement
Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.