Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tarif PPN 12% Beratkan Pemulihan Daya Beli Masyarakat

📅 Rabu, 20 Nov 2024, 01:30 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Jadi, perlu dibedakan antara selisih tarif dengan kenaikan tarif 20 persen dalam empat tahun terakhir merupakan kenaikan tarif PPN yang sangat tinggi bahkan dibanding akumulasi kenaikan inflasi tahunan maupun pertumbuhan upah riil pekerja.

Memacu Inflasi

Kenaikan tarif PPN diyakini juga akan memacu inflasi hingga ke level 4,5–5,2 persen secara tahunan atau year on year (yoy).

Apalagi, masyarakat kelas menengah sebelumnya sudah dihantam kenaikan harga pangan, dan sulitnya mencari pekerjaan sehingga jangan ditambah lagi dengan penyesuaian tarif PPN 12 persen.

“Belanja masyarakat dikhawatirkan bisa turun, begitu pula dengan penjualan produk sekunder, seperti elektronik, kendaraan bermotor, sampai kosmetik bisa melambat. Sasaran PPN ini kelas menengah dan diperkirakan 35 persen konsumsi rumah tangga nasional bergantung dari konsumsi kelas menengah,” kata Bhima.

Imbas lainnya dari kebijakan tersebut tentu ke pelaku usaha karena penyesuaian harga akibat naiknya tarif PPN berimbas ke omzet dan pada akhirnya ada penyesuaian kapasitas produksi hingga jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan menurun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Tingkatkan Kinerja, Pemkot ...

Wisatawan Mancanegara Ikut Berbelanja ke Pasar Tanah Abang

27 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Megapolitan
Wisatawan Mancanegara Ikut ...
Luar Negeri
Kedubes Desak Warga AS Ting...

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.