Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ancaman Serangan Habis-habisan, Kedubes AS di Kyiv Tutup

📅 Rabu, 20 Nov 2024, 16:25 WIB | Oleh:
Ancaman Serangan Habis-habisan, Kedubes AS di Kyiv Tutup Doc: Istimewa
Ket. Beberapa orang berdiri di sekitar Kedutaan Besar AS di Kyiv, yang dikelilingi oleh pepohonan dan rumput.

KYIV - Kedutaan Besar Amerika Serikat di Kyiv, pada Rabu (20/11), ditutup karena potensi serangan udara besar-besaran oleh Rusia. 

"Kedutaan Besar AS di Kyiv telah menerima informasi spesifik tentang potensi serangan udara signifikan pada hari Rabu dan akan ditutup," ujar Departemen Luar Negeri AS Urusan Konsuler dalam sebuah posting di X.

Badan itu menyarankan warga AS di Kyiv untuk bersiap segera berlindung jika peringatan udara diumumkan.

Dilansir oleh The New York Times, peringatan serangan udara adalah kenyataan hidup sehari-hari di Ukraina dan ibu kotanya sering menjadi sasaran serangan pesawat tak berawak dan rudal, tetapi kedutaan jarang mengeluarkan peringatan khusus seperti itu.

Peringatan itu datang satu hari setelah militer Ukraina menggunakan rudal balistik buatan Amerika untuk menyerang wilayah Rusia untuk pertama kalinya, setelah Presiden Biden mencabut pembatasan penggunaannya.

Ukraina menyerang depot amunisi di wilayah Bryansk di barat daya Rusia menggunakan rudal balistik buatan Amerika, yang dikenal sebagai ATACMS, (Sistem Rudal Taktis Angkatan Darat).

Kremlin telah berjanji untuk menanggapi tindakan itu. 

"Kami akan menganggap ini sebagai fase baru yang kualitatif dari perang Barat melawan Rusia," kata Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei V. Lavrov, dalam sebuah konferensi pers pada hari Selasa. 

"Dan kami akan bereaksi sesuai dengan itu."

Kedutaan tidak memberikan perincian tentang serangan yang diharapkan itu, tetapi mendesak warga Amerika di kota itu untuk memberi perhatian khusus pada peringatan serangan udara.


Sebuah ledakan terjadi di ibu kota sebelum pukul 8 pagi ketika tim pertahanan udara menembak jatuh sebuah pesawat nirawak, kata pejabat Ukraina. Puing-puing yang jatuh memicu kebakaran di sebuah gedung hunian bertingkat. Belum ada informasi langsung mengenai korban jiwa. Serangan pesawat nirawak semacam itu semakin sering terjadi dalam beberapa minggu terakhir.

Selama 1.000 hari perang, pejabat kota mengatakan, telah terjadi sekitar 1.370 peringatan di Kyiv, yang berlangsung lebih dari 1.550 jam secara total — artinya jika penduduk menghabiskan setiap jam dari setiap peringatan di tempat perlindungan, mereka akan menghabiskan lebih dari dua bulan di bunker.

Selama waktu itu, Rusia telah menargetkan ibu kota dengan lebih dari 2.500 rudal dan drone, menurut data yang dikumpulkan oleh administrasi militer kota.

Sekitar setengah dari serangan terjadi tahun ini saja. Selama tiga bulan terakhir, kawanan pesawat nirawak penyerang terbang ke arah Kyiv hampir setiap malam, dan alarm kembali berbunyi pada Rabu pagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

25 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.