Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Russia Klaim Serbu Pokrovsk Secara Rumah ke Rumah, Ukraina Bicara Persimpangan Hidup-Mati

📅 Kamis, 06 Nov 2025, 20:30 WIB | Oleh:
Russia Klaim Serbu Pokrovsk Secara Rumah ke Rumah, Ukraina Bicara Persimpangan Hidup-Mati Doc: Reuters
Ket. Anggota unit White Angel dari polisi Ukraina yang mengevakuasi warga dari kota dan desa garis depan, memeriksa area untuk mencari warga, di tengah serangan Russia terhadap Ukraina

JAKARTA - Pokrovsk, kota penting di wilayah Donetsk, Ukraina, kini menyaksikan pertempuran sengit rumah ke rumah antara pasukan Russia dan pasukan Ukraina, kata Kementerian Pertahanan Russia pada Kamis. Moskow mengklaim bahwa pasukan Russia telah maju di dalam kota tersebut dan berusaha mengusir formasi Ukraina dari pusat kota.

Russia menyoroti bahwa selama 24 jam terkini mereka berhasil menguasai 64 bangunan di Pokrovsk. Menurut laporan tersebut, tentara Russia menggunakan taktik pengepungan dengan gerakan penjepit (pincer movement) untuk mengepung kota dari beberapa arah serta mengancam jalur logistik Ukraina ke kota-kota tetangga seperti Myrnohrad.

Pihak Ukraina membantah bahwa pasukannya telah dikepung atau berada dalam kondisi menyerah total. Mereka mengakui situasi sulit di Pokrovsk namun memastikan pasukannya masih bertahan dan aktif melakukan perlawanan.

Analisis militer menyebut Pokrovsk sebagai gerbang menuju sisa wilayah yang masih dikuasai Ukraina di Donbas. Jika Russia berhasil menguasai kota ini, kota-kota penting lainnya seperti Kramatorsk dan Sloviansk bisa berada dalam jangkauan berikutnya.

Sementara itu, taktik pertempuran rumah ke rumah dan pengepungan menandakan intensifikasi operasi Russia yang selama ini menghindari frontal assault besar-besaran seperti saat di Bakhmut (2023). Prediksi dari para pengamat menyebut bahwa keberhasilan Russia di Pokrovsk dapat memberi dampak strategis besar terhadap keseluruhan front Donbas.

Namun, karena kondisi geografis kota yang rusak berat dan pasukan Ukraina yang masih berada di area, kejatuhan Pokrovsk bukanlah otomatis berarti keruntuhan total pertahanan Ukraina. Ukraina menghadapi dilema besar antara mempertahankan kota untuk sisi simbolis dan strategis-diplomatik atau menarik mundur demi menyelamatkan personel.

Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa Russia mengklaim menguasai sekitar 19 % wilayah Ukraina atau sekitar 116.000 kilometer persegi hingga saat ini, dengan lebih dari 3.400 kilometer persegi ditaklukkan sepanjang tahun 2025. Pasukan Russia juga tampaknya memperluas serangannya ke wilayah sekitar seperti Kupiansk di wilayah Kharkiv.

Kondisi humaniter semakin kritis: banyak bangunan hancur, pengungsi terus meningkat, dan jalur logistik Ukraina makin terancam jika kota-kota kunci ini jatuh. Pertempuran urbannya memberikan tekanan besar terhadap pasukan yang bertahan serta warga sipil. Pengamat menilai bahwa meskipun serangan Russia maju, keberhasilan akhir tidak hanya diukur dari penguasaan wilayah tapi juga dari kemampuan mempertahankan dan mengelola posisi baru.

Situasi di Pokrovsk kini menjadi fokus global karena bisa menentukan arah perang di front Donbas dan menekan kelegitimasi dukungan asing bagi Ukraina. Bagi Russia, keberhasilan di sini akan menjadi kemenangan simbolis besar; bagi Ukraina, mempertahankan kota ini berarti mempertahankan harapan dan aliansi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

42 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.