Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Menunjukkan Harapan Penyelamatan TikTok di AS

📅 Kamis, 14 Nov 2024, 00:03 WIB | Oleh:

"ByteDance dapat membuat beberapa perubahan yang akan memberi Trump kedok untuk menyatakan bahwa tuntutan tersebut dipenuhi," katanya.

Berdasarkan undang-undang tersebut, Trump mungkin juga dapat memperpanjang batas waktu hingga tiga bulan jika pemerintahannya yakin ada “kemajuan signifikan” menuju penjualan.

Jacob Helberg, penasihat senior di perusahaan perangkat lunak AI Palantir Technologies, yang mempromosikan undang-undang yang menargetkan TikTok dan mendukung Trump, mengatakan bahwa ia yakin Trump akan menemukan cara untuk mengatasi kekhawatiran seputar kepemilikan TikTok oleh Tiongkok sambil tetap menjaga aplikasi tersebut beroperasi di AS.

“Presiden Trump akan membawa pendekatan baru dalam upaya divestasi,” kata Helberg, seraya menambahkan bahwa Trump adalah seorang pemikir yang “berpikir di luar kotak”.

Pemerintah AS berpendapat bahwa kepemilikan TikTok menjadikannya ancaman keamanan nasional, karena pemerintah Tiongkok dapat menggunakan aplikasi tersebut untuk mengambil informasi sensitif tentang warga Amerika atau menyebarkan propaganda.

Pemerintah belum memberikan bukti publik bahwa TikTok telah membuat keputusan konten di AS atas perintah Beijing.

Ujian paling langsung bagi TikTok adalah upaya hukumnya untuk membatalkan larangan tersebut, yang sedang menunggu keputusan dari panel tiga hakim di Pengadilan Banding untuk Sirkuit Distrik Columbia.

Baik TikTok maupun pemerintahan Biden diperkirakan akan mengajukan banding atas keputusan tersebut ke Mahkamah Agung jika tidak sesuai keinginan mereka, yang dapat memengaruhi batas waktu 19 Januari.

Tetapi tidak ada jaminan bahwa para hakim akan menangani kasus tersebut.

“Masih sangat tidak pasti bagi TikTok, tetapi ini tentu saja merupakan hasil terbaik yang dapat diharapkan,” kata Rozenshtein.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Penataan Kawasan Unggulan R...

Hasil Penataan Jalan Rasuna Said Segera Diresmikan

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Hasil Penataan Jalan Rasuna...
Nasional
KPK Dalami Pembelian ATG pa...
Olahraga
Persita Cuci Gudang, Robohk...
Olahraga
Piala Dunia, Laga Meksiko V...
Megapolitan
Dinas PPKUKM DKI Optimalkan...

Aset Negara Harus Diselamatkan, Hotel Sultan Dieksekusi

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Aset Negara Harus Diselamat...

Iran Akan dibombardir Selama Dua Tahun Penuh

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
Iran Akan dibombardir Selam...

Piala Dunia, Swiss Yakin Akan Gulung Bosnia  

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Swiss Yakin Ak...
  • Pemkot Bandung Bongkar 174 Bangunan Liar di Jalan Terusan Pasirkoja
    Preview komentar:
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
  • PWNU Jateng dan DIY Dukung Muktamar Ke-35 NU Digelar di Pesantren Lirboyo
    Preview komentar:
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
  • Jakarta Siapkan Diri Menuju Kota Berbasis AI
    Preview komentar:
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.