Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Riset: 8 dari 10 Guru Besar di Indonesia Terindikasi Menerbitkan Artikel di Jurnal ‘Predator’

📅 Kamis, 14 Nov 2024, 15:30 WIB | Oleh: Tim Penulis

Survei kami menunjukkan bahwa 83,87% guru besar di Indonesia, baik secara sengaja/tidak sengaja pernah mempublikasikan artikelnya di jurnal yang berpotensi atau secara sah dikategorikan sebagai jurnal ‘predator’.

Kami mengkategorikan publikasi di jurnal ‘predator’ sebagai ‘kesengajaan’ jika jumlah publikasi artikelnya lebih dari 50% dan guru besar tersebut menjadi penulis pertama atau tunggal.

Riset kami juga menemukan bahwa 26 dari 31 guru besar yang dikukuhkan tahun 2023 terindikasi pernah menerbitkan artikel di jurnal ‘predator’, 13 di antaranya menerbitkan 10-19 artikel, bahkan 6 di antaranya menerbitkan lebih dari 20 artikel di jurnal ‘predator’.

Sebaran guru besar terkonsentrasi di wilayah Jawa Barat, Jakarta, dan Banten dengan total 44 dari 56 guru besar; 9 di antaranya bahkan menerbitkan lebih dari 20 artikel di jurnal ‘predator’.

Sebaiknya Anda baca juga:

Wilayah lain seperti Sulawesi dan Jawa Timur juga memiliki guru besar yang menerbitkan artikel di jurnal ‘predator’ dengan angka yang cukup tinggi, yaitu 25 dari 32 dan 25 dari 28 guru besar, secara berturut-turut.

Dari segi bidang, guru besar yang menerbitkan artikel di jurnal ‘predator’ mayoritas berasal dari bidang sosial humaniora (35 dari 48 guru besar), disusul bidang teknika (25 dari 26 guru besar), dan agro (23 dari 26 Guru Besar). Pada bidang sosial humaniora, 7 dari 35 dosen tersebut bahkan menerbitkan lebih dari 20 artikel di jurnal ‘predator’.

2. Berdasarkan jumlah artikel

Mayoritas publikasi jurnal ‘predator’ berasal dari guru besar di beberapa kampus yang berlokasi di wilayah Jawa Barat, Banten, dan Jakarta (438 dari 1.363 artikel di jurnal ‘predator’).

Sementara itu, guru besar di wilayah lain seperti Jawa Timur, Sulawesi, dan Jawa Tengah juga memiliki jumlah publikasi di jurnal ‘predator’ yang cukup tinggi, yaitu secara berturut-turut sebesar 288, 279, dan 271 artikel.

Dari total artikel yang dipublikasikan di jurnal ‘predator’, bidang sosial humaniora menjadi juara dengan 326 artikel, disusul bidang teknika dengan 296 artikel dan bidang agro dengan 285 artikel.

Dari segi tahun pengukuhan, 229 artikel berasal dari guru besar yang dikukuhkan tahun 2023.

Sementara itu, menurut jenis kelamin, 1.091 artikel atau 80% dari artikel di jurnal ‘predator’ merupakan terbitan dari Guru Besar berjenis kelamin laki-laki.

Tantangan mengangkat guru besar di era jurnal ‘predator’

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.