Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Guru Besar FISIP UI, Ery Seda Ungkapkan Pentingnya Menempatkan Manusia sebagai Pusat Kerangka Pembangunan

📅 Jumat, 08 Nov 2024, 21:39 WIB | Oleh:
Guru Besar FISIP UI, Ery Seda Ungkapkan Pentingnya Menempatkan Manusia sebagai Pusat Kerangka Pembangunan Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Manusia perlu menjadi inti dari kerangka pembangunan, bukan hanya objek yang terpinggirkan dalam hubungan kolusif antara negara dan pasar. Sering kali, masyarakat hanya dianggap sebagai penerima bantuan tanpa peran yang signifikan, akibat dari relasi yang asimetris antara negara, pasar, dan masyarakat. Hubungan ini kerap memicu masalah sosial seperti kemiskinan dan eksklusi sosial.

Hal tersebut diungkapkan oleh Guru Besar Studi Pembangunan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia, Francisia Saveria Sika Ery Seda, dalam sebuah forum diskusi yang diadakan oleh Pusat Riset dan Advokasi Serikat Jesus (PRAKSIS) di Jakarta, Jumat (8/11). Ery Seda menekankan perlunya perubahan dalam interaksi antara negara, pasar, dan masyarakat. Baginya, perspektif pembangunan alternatif harus mampu mendefinisikan ulang proses dan tujuan pembangunan, sehingga peran negara bukan lagi dominan atau satu-satunya pilar utama.

“Penting bagi kita untuk menempatkan masyarakat sipil dan pasar sebagai pilar yang setara dengan negara dalam mewujudkan perubahan sosial,” tegasnya.

Dalam perspektif pembangunan alternatif ini, Ery menekankan dua hal utama: pertama, pembangunan harus difokuskan pada kesejahteraan manusia dan bukan sekadar pertumbuhan ekonomi. Kedua, menggeser perspektif pembangunan agar berpusat pada masyarakat sipil, terutama komunitas lokal yang menjadi pondasi bagi pembangunan manusia. Ery juga menambahkan bahwa dengan kolaborasi yang lebih setara antara negara, pasar, dan masyarakat, masalah sosial seperti kemiskinan dan eksklusi sosial dapat diatasi secara lebih komprehensif.

PRAKSIS, atau Pusat Riset dan Advokasi Serikat Jesus, yang merupakan lembaga riset dan advokasi di bawah Serikat Jesus Provinsi Indonesia. Fokus utama dari PRAKSIS adalah penelitian terkait hak asasi manusia, demokrasi, keadilan sosial, dan rekonsiliasi sosial. Dalam bidang advokasi, PRAKSIS mendampingi serta melayani korban ketidakadilan, baik secara sosial, ekonomi, maupun politik. Dengan pendekatan yang berpusat pada masyarakat, PRAKSIS berharap dapat menguatkan peran masyarakat dalam mencapai kesejahteraan sosial yang berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Danantara Borong Saham Burs...
Ekonomi
BI Tangkap Sinyal Ekspansi ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.